Diprediksi Kembali Menguat, IHSG Dikelilingi Sentimen Positif

Rabu, 09 Oktober 2019 | 05:45 WIB
Diprediksi Kembali Menguat, IHSG Dikelilingi Sentimen Positif
[ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia]
Reporter: Irene Sugiharti | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menguat 0,65% ke level 6.039,60 pada perdagangan Selasa (8/10). Peluang penurunan bunga AS oleh Federal Reserve menjadi pendorong indeks​.

Selain itu, Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji menilai, penguatan IHSG juga didukung stabilitas fundamental makroekonomi domestik. Analis Indo Premier Sekuritas Mino menambahkan, penguatan harga komoditas crude palm oil (CPO) dan batubara juga mendukung penguatan IHSG.

Pada perdagangan Rabu (9/10), Nafan menilai pergerakan IHSG akan dipengaruhi sentimen positif, baik dalam maupun luar negeri. Dari domestik, data penjualan ritel diprediksi bakal membaik.

Sementara pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell bahwa pihaknya akan mendukung pertumbuhan ekonomi AS juga masih menjadi katalis positif bagi pasar.

Mino menambahkan, pasar juga akan menantikan pertemuan China-AS pada 10-11 Oktober, terkait kelanjutan negosiasi perang dagang.

Nafan dan Mino meyakini IHSG akan melanjutkan penguatan. Proyeksi Mino, indeks bergerak antara 6.055–6.070. Nafan menghitung support IHSG ada di 5.907–5.988 dan resistance di level 6.077–6.138.

Bagikan

Berita Terbaru

Strategi Bank Memacu Pertumbuhan Bisnis Cash Management
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:20 WIB

Strategi Bank Memacu Pertumbuhan Bisnis Cash Management

ChatGPT said:Perbankan kian agresif menggarap bisnis cash management untuk mendongkrak dana murah dan pendapatan komisi 

Kredit Bank Wong Cilik Masih Tumbuh
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:15 WIB

Kredit Bank Wong Cilik Masih Tumbuh

Kredit BPR tumbuh 3,37% menjadi Rp 179,48 triliun per Agustus 2026, di tengah penyusutan jumlah bank. 

Tekanan Jual Asing Masih Tinggi, Bank Lanjutkan Aksi Buyback Saham
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Tekanan Jual Asing Masih Tinggi, Bank Lanjutkan Aksi Buyback Saham

Tekanan jual asing membayangi saham bank di tengah sentimen MSCI. BBNI, BBCA, dan BTN pun melanjutkan atau mengkaji aksi buyback saham.​

Multifinance Rem Ekspansi, Genjot Produktivitas
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Multifinance Rem Ekspansi, Genjot Produktivitas

Ketimbang jorjoran membuka cabang baru, multifinance pilih memaksimalkan jaringan yang ada demi menjaga efisiensi.

IHSG Rebound 5,65% ke 5.278, Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini (21/10)
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:50 WIB

IHSG Rebound 5,65% ke 5.278, Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini (21/10)

Meski menguat tajam secara harian, IHSG masih melemah 10,92% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG masih melemah 38,95%.​

Pindar Terjepit Biaya Pendanaan
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:30 WIB

Pindar Terjepit Biaya Pendanaan

Kenaikan suku bunga acuan dan seretnya likuiditas memicu persaingan pendanaan, sementara batas atas manfaat ekonomi.

Mengejar MSCI, Melupakan Investor Sendiri?
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13 WIB

Mengejar MSCI, Melupakan Investor Sendiri?

Tujuan pasar modal Indonesia bukan sekadar menjadi favorit investor asing, melainkan tetap berfungsi menopang roda perekonomian nasional.

BEI Akan Evaluasi Saham HSC Tiap 3 Bulan, Apa Dampaknya bagi IHSG?
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:46 WIB

BEI Akan Evaluasi Saham HSC Tiap 3 Bulan, Apa Dampaknya bagi IHSG?

BEI akan mengevaluasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) setiap tiga bulan. 

Realisasi Investasi Meningkat, PMDN Justru Turun 7,48% pada Kuartal III-2026
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Realisasi Investasi Meningkat, PMDN Justru Turun 7,48% pada Kuartal III-2026

Kementerian Investasi dan Hilirisasi mencatat, realisasi investasi pada kuartal III-2026 mencapai Rp 528,7 triliun, tumbuh 7,59% secara tahunan.​

UMKM Merasa Dua Tahun Terakhir Situasi Lebih Sulit dibandingkan Saat Pandemi
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:00 WIB

UMKM Merasa Dua Tahun Terakhir Situasi Lebih Sulit dibandingkan Saat Pandemi

Keterbatasan modal, UMKM sulit mengikuti lelang/tender proyek-proyek pemerintah karena secara kapasitas produksi dan modal tidak akan mencukupi.

INDEKS BERITA