Direktur Bank BCA Vera Eve Lim Menambah Saham BBCA di Harga Rp 32.350 per Saham

Selasa, 15 Juni 2021 | 19:48 WIB
Direktur Bank BCA Vera Eve Lim Menambah Saham BBCA di Harga Rp 32.350 per Saham
[ILUSTRASI. Usai transaksi, kepemilikan Direktur Bank BCA Vera Eve Lim atas saham BBCA bertambah menjadi 197.053 saham.]
Reporter: Herry Prasetyo | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rebound harga saham Bank BCA (BBCA) tak membuat investor kehilangan minat untuk menambah kepemilikan saham di bank swasta terbesar di Indonesia itu. Salah satunya Direktur Keuangan Bank BCA Vera Eve Lim.

Seperti diketahui, harga saham BBCA sempat menyentuh titik terendah sepanjang tahun ini di Rp 30.000 per saham pada 13 April lalu. Meski belum kembali ke rekor harga tertinggi, harga saham BBCA berhasil bangkit hingga menyentuh Rp 33.000 per saham pada 3 Juni lalu. 

Baca Juga: Merugi Untuk Pertama Kali Dalam 30 Tahun Terakhir, Emirates Terus Disuntik Pemerintah

Dalam suratnya kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 15 Juni 2021, Corporate Secretary Bank BCA Raymon Yonarto melaporkan perubahan kepemilikan saham Bank BCA. 

Dalam laporan tersebut, Raymon menyebutkan, Direktur Bank BCA Vera Eve Lim telah membeli saham BBCA pada 11 Juni 2021. 

 

 

Pada saat itu, Vera Eve Lim telah membeli saham BBCA sebanyak 15.400 saham di harga Rp 32.350 per saham. Dengan demikian, nilai transaksi pembelian saham BBCA itu sebesar Rp 489,19 juta. 

Sebelumnya, Vera Eve Lim telah mengempit saham BBCA sebanyak 181.653 saham. Usai transaksi, kepemilikan Vera Eve Lim atas saham BBCA bertambah menjadi 197.053 saham. 

Baca Juga: Masuk Bisnis Baterai Kendaraan Listrik, Foxconn Membenamkan Investasi US$ 36 Juta

Sebelumnya, pada 8 April lalu, Vera Eve Lim juga telah menambah kepemilikan saham BBCA sebanyak 16.300 saham. Saat itu, Vera Eve Lim membeli saham BBCA dengan harga rata-rata sebesar Rp 30.725 per saham. 

Harga saham BBCA hari ini, Selasa (15/6) ditutup di harga Rp 32.350 per saham. Harga tersebut mencerminkan rasio harga saham terhadap laba bersih per saham alias price to earning ratio (PER) sebesar 28,03 kali dan rasio harga saham terhadap nilai buku per saham alias price to book value (PBV) sebesar Rp 4,29 kali. 

Selanjutnya: Sritex (SRIL) Memperoleh Perlindungan Hukum Sementara dari Pengadilan New York

 

Bagikan

Berita Terbaru

Perang Teluk Tekan Bisnis Asuransi Umrah dan Haji
| Rabu, 11 Maret 2026 | 02:30 WIB

Perang Teluk Tekan Bisnis Asuransi Umrah dan Haji

Perang Teluk memicu kekhawatiran baru bagi calon jamaah umrah. Cari tahu bagaimana asuransi perjalanan syariah bersiap hadapi risiko.

Harga Minyak Anjlok, IHSG Melesat: Cek Arah IHSG Rabu (11/3)
| Rabu, 11 Maret 2026 | 02:20 WIB

Harga Minyak Anjlok, IHSG Melesat: Cek Arah IHSG Rabu (11/3)

IHSG melonjak 1,41% kemarin! Prediksi analis, penguatan masih berlanjut hari ini. Cek saham pilihan terbaik untuk trading.

Eagle High Plantations (BWPT) Bidik Pertumbuhan Dua Digit
| Rabu, 11 Maret 2026 | 02:20 WIB

Eagle High Plantations (BWPT) Bidik Pertumbuhan Dua Digit

Manajemen BWPT membidik pertumbuhan yang cukup agresif, baik dari sisi kinerja operasional maupun kinerja keuangan 2025.

Harga Minyak Meroket, Biaya Haji Ikut Naik?
| Rabu, 11 Maret 2026 | 02:16 WIB

Harga Minyak Meroket, Biaya Haji Ikut Naik?

Kenaikan harga energi juga memengaruhi biaya transportasi darat, distribusi logistik, hingga operasional hotel dan layanan katering di Arab Saudi.

Industri Rokok dan Tembakau Semakin Terdesak
| Rabu, 11 Maret 2026 | 02:15 WIB

Industri Rokok dan Tembakau Semakin Terdesak

Gabungan asosiasi IHT mempersoalkan tiga rancangan peraturan yang bakal mengancam kelangsungan ekosistem industri hasil tembakau dan rokok.

IHSG Berbalik Arah, Cermati Rekomendasi Saham untuk Rabu (11/3)
| Rabu, 11 Maret 2026 | 02:10 WIB

IHSG Berbalik Arah, Cermati Rekomendasi Saham untuk Rabu (11/3)

Penguatan IHSG didukung oleh turunnya harga minyak mentah usai Donald Trump mengeluarkan penyataan bahwa akan mengakhiri konflik di Timur Tengah. 

Sekuritas Merevisi Target Bisnis
| Rabu, 11 Maret 2026 | 02:00 WIB

Sekuritas Merevisi Target Bisnis

Ketegangan geopolitik global yang meningkat, terutama konflik antara Iran dan Amerika Serikat, mulai memengaruhi dinamika pasar saham. ​

Tertekan Libur Lebaran, Bisnis Taksi BIRD Bakal Ngacir Setelah Arus Balik
| Selasa, 10 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tertekan Libur Lebaran, Bisnis Taksi BIRD Bakal Ngacir Setelah Arus Balik

PT Blue Bird Tbk (BIRD) diperkirakan akan mendapatkan berkah dari festive Lebaran, saat arus mudik dan arus balik Lebaran.

Eagle High Plantations (BWPT) Terbitkan Obligasi Senilai Rp 98,06 Miliar
| Selasa, 10 Maret 2026 | 10:36 WIB

Eagle High Plantations (BWPT) Terbitkan Obligasi Senilai Rp 98,06 Miliar

Sesuai jadwal, masa penawaran umum obligasi ini dimulai pada Senin (9/3) dan tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 12 Maret 2026. ​

Harga Minyak Terus Mendidih Tembus US$ 113, Ekspansi Data Center Bakal Terjerembap?
| Selasa, 10 Maret 2026 | 09:30 WIB

Harga Minyak Terus Mendidih Tembus US$ 113, Ekspansi Data Center Bakal Terjerembap?

Biaya energi menyedot sekitar 40% hingga 60% dari total pengeluaran operasional sebuah fasilitas pusat data.

INDEKS BERITA