Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Rupiah Kian Loyo, Kini Dihantam Langkah MSCI
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjelang dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pergerakan nilai tukar rupiah terpantau terus terdepresiasi. Tekanan terhadap mata uang Garuda semakin berat setelah pasar keuangan Indonesia disetrum oleh sentimen negatif dari MSCI. Lembaga pemeringkat indeks global tersebut membuka ruang konsultasi untuk menurunkan status pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Langkah MSCI membuat aksi jual melanda pasar saham. Begitu perdagangan pada Jumat (16/10) dibuka, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung trading halt lantaran anjlok 8,01%. Investor termasuk asing berbondong-bondong keluar dari pasar hingga efeknya menjalar ke nilai tukar rupiah. Melansir data Bloomberg pada Jumat pagi pukul 11.50 WIB, rupiah anjlok 0,62% ke Rp 18.049 per dolar AS.
