Berita

Dunia Terancam Resesi, Harga Emas Malah Makin Seksi

Kamis, 05 September 2019 | 07:07 WIB

ILUSTRASI. Harga emas naik didorong kekhawatiran resesi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kekhawatiran resesi global meluas. Turki sudah jatuh ke dalam resesi lantaran perekonomiannya turun dua kuartal berturut-turut. Argentina juga telah mengalami krisis ekonomi.

Investor pun jeri sehingga cenderung melakukan risk aversion. Indeks Fear & Greed, per pukul 22.13 WIB kemarin, bertengger di level 30. Ini menunjukkan investor berada di posisi fear. Tak heran, pelaku pasar menyerbu safe haven. Salah satunya emas.

Kemarin, harga emas kontrak pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange mencapai US$ 1.556.20 per ons troi. Ini adalah harga tertinggi emas paling tidak sejak 2014 silam. Sepanjang tahun ini, harga emas naik 18,57%.

Harga emas Logam Mulia, anak usaha PT Aneka Tambang Tbk (Antam), juga mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Kemarin, harga jual emas Antam naik mencapai Rp 775.000 per gram.

Turki dan Argentina sama-sama belum terlihat bisa keluar dari krisis ekonomi dalam waktu dekat. Krisis keuangan yang melanda Argentina juga membuat pemerintahnya menunda pembayaran utang sebesar US$ 100 miliar. Kini Standard & Poor's (S&P) sudah memasukkan utang tersebut dalam kategori berpeluang gagal bayar.

Baca Juga: Warga Argentina ramai-ramai menarik dana di bank

Resesi pun mulai mengintip AS. Ini terlihat dari data indeks manufaktur Negeri Paman Sam yang dirilis Institute for Supply Management (ISM). Indeks manufaktur berada di level 49,1 pada Agustus lalu. Posisi ini lebih rendah ketimbang konsensus analis yang sebesar 51,2. Selain itu, level di bawah 50 menunjukkan kontraksi.

Dengan kondisi global yang saat ini terjadi, Direktur Garuda Berjangka Ibrahim melihat harga emas berpeluang menembus US$ 1.600 per ons troi.

Baca Juga: Imbal Hasil Obligasi Ciut Bikin Penurunan Harga Emas Hari Ini Menipis Jadi 0,03%

Perang dagang antara AS dan China yang belum kelar menambah pesona si kuning. "Karena itu, pelaku pasar saat ini ramai-ramai masuk ke aset safe haven seperti emas," kata dia, kemarin.

Potensi koreksi harga emas

Selanjutnya
Halaman   1 2
Reporter: Adrianus Octaviano, Anna Suci Perwitasari
Editor: Herry Prasetyo

IHSG
6.219,44
1.82%
-115,41
LQ45
983,25
0.91%
-9,00
USD/IDR
14.020
0,50
EMAS
753.000
0,00%

Baca juga