Ekspor ke Singapura Kerek Kinerja PANI, Laba Bersih 2021 Terbang 650,44 Persen
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) berhasil mengerek kinerja keuangannya. Baik penjualan maupun laba bersih PANI mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Penjualan PANI misalnya, melonjak dari Rp 180,46 miliar menjadi Rp 282,80 miliar. Artinya, ada pertumbuhan sekitar 56,71 persen secara year on year (yoy).
Pertumbuhan penjualan PANI yang demikian, terutama ditopang oleh penjualan ke pasar ekspor.
Merujuk laporan keuangan 2021 PANI yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (6/5), Singapura menjadi pasar ekspor utama dan satu-satunya bagi PANI.
Nilai penjualan PANI ke negeri jiran itu mencapai Rp 268,22 miliar, atau sekitar 94,84% dari total penjualan sepanjang 2021.
Baca Juga: Agendakan Private Placement, MDKA Siap Jaga Harga Sahamnya Lewat Rencana Buyback
Dari sisi segmentasi, pengolahan hasil perikanan menjadi kontributor terbesar bagi penjualan PANI. Sepanjang 2021 nilai penjualannya melambung 60,14 persen (yoy) menjadi Rp 268,80 miliar.
Walhasil, meski pada saat yang bersamaan beban pokok penjualan PANI ikut melonjak, emiten tersebut masih mampu membukukan pertumbuhan laba bersih.
Sepanjang 2021, PANI membukukan laba bersih sekitar Rp 1,66 miliar. Pertumbuhannya mencapai 650,44 persen dibanding tahun 2020.
Sementara itu, harga saham PANI ditutup di Rp 4.260 per saham pada 28 April 2022. Ini artinya sejak awal tahun ini harga saham PANI sudah mencetak kenaikan 2.110 poin, atau 98,14%.
