Ekspor ke Singapura Kerek Kinerja PANI, Laba Bersih 2021 Terbang 650,44 Persen

Jumat, 06 Mei 2022 | 09:33 WIB
Ekspor ke Singapura Kerek Kinerja PANI, Laba Bersih 2021 Terbang 650,44 Persen
[ILUSTRASI. Ilustrasi pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) membukukan pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang 2021. KONTAN/Cheppy A. Muchlis]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) berhasil mengerek kinerja keuangannya. Baik penjualan maupun laba bersih PANI mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Penjualan PANI misalnya, melonjak dari Rp 180,46 miliar menjadi Rp 282,80 miliar. Artinya, ada pertumbuhan sekitar 56,71 persen secara year on year (yoy).

Pertumbuhan penjualan PANI yang demikian, terutama ditopang oleh penjualan ke pasar ekspor. 

Merujuk laporan keuangan 2021 PANI yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (6/5), Singapura menjadi pasar ekspor utama dan satu-satunya bagi PANI.

Nilai penjualan PANI ke negeri jiran itu mencapai Rp 268,22 miliar, atau sekitar 94,84% dari total penjualan sepanjang 2021.

Baca Juga: Agendakan Private Placement, MDKA Siap Jaga Harga Sahamnya Lewat Rencana Buyback

Dari sisi segmentasi, pengolahan hasil perikanan menjadi kontributor terbesar bagi penjualan PANI. Sepanjang 2021 nilai penjualannya melambung 60,14 persen (yoy) menjadi Rp 268,80 miliar.

Walhasil, meski pada saat yang bersamaan beban pokok penjualan PANI ikut melonjak, emiten tersebut masih mampu membukukan pertumbuhan laba bersih.

Sepanjang 2021, PANI membukukan laba bersih sekitar Rp 1,66 miliar. Pertumbuhannya mencapai 650,44 persen dibanding tahun 2020.

 

 

Sementara itu, harga saham PANI ditutup di Rp 4.260 per saham pada 28 April 2022. Ini artinya sejak awal tahun ini harga saham PANI sudah mencetak kenaikan 2.110 poin, atau 98,14%.

Bagikan

Berita Terbaru

ETF Emas Siap Meluncur 10 Agustus 2026, BPAM dan Bahana TCW Siap Terbitkan
| Senin, 27 Juli 2026 | 10:00 WIB

ETF Emas Siap Meluncur 10 Agustus 2026, BPAM dan Bahana TCW Siap Terbitkan

Bursa Efek Indonesia menyebut, ETF emas akan diluncurkan pada 10 Agustus 2026, bertepatan dengan hari ulang tahun Pasar Modal Indonesia ke-49.

DCII Menjaga Prospek Pertumbuhan Kinerja
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:50 WIB

DCII Menjaga Prospek Pertumbuhan Kinerja

Emiten data center PT DCI Indonesia Tbk (DCII) membukukan pertumbuhan kinerja pada semester I-2026.   ​

Ada Rumor Combiphar Bakal Menggelar IPO dan Incar Dana Segar Lebih Dari Rp 500 Miliar
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:46 WIB

Ada Rumor Combiphar Bakal Menggelar IPO dan Incar Dana Segar Lebih Dari Rp 500 Miliar

Tidak hanya dipasarkan di Indonesia, Combiphar juga telah mengekspor produknya ke setidaknya 12 negara.

Saham Berkapitalisasi Besar Jadi Pendorong Laju Indeks Kompas100
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:38 WIB

Saham Berkapitalisasi Besar Jadi Pendorong Laju Indeks Kompas100

Saham-saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia jadi penopang kinerja IDX Kompas100 dalam sebulan terakhir.

Risiko Investasi Masih Tinggi, Dana Asing Mulai Tinggalkan Pasar Emerging Market
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:31 WIB

Risiko Investasi Masih Tinggi, Dana Asing Mulai Tinggalkan Pasar Emerging Market

Dana asing yang keluar dari emerging market, mengalir ke sejumlah kawasan dan instrumen yang dianggap sebagai aset safe haven.

Waspadai Risiko Pembalikan Arus Modal Asing
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:28 WIB

Waspadai Risiko Pembalikan Arus Modal Asing

Namun ada risiko pembalikan arus modal menjelang September, saat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed semakin menguat

Potensi Koreksi IHSG Lebih Besar Dibanding Melanjutkan Tren Kenaikan
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:17 WIB

Potensi Koreksi IHSG Lebih Besar Dibanding Melanjutkan Tren Kenaikan

Selama IHSG belum tutup di atas 6.377 dan volume transaksi naik, penguatan terbatas. Potensi koreksi lebih besar dibanding tren kenaikan.

Relaksasi Aturan DHE Pengaruhi Likuiditas Valas
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:15 WIB

Relaksasi Aturan DHE Pengaruhi Likuiditas Valas

Relaksasi retensi DHE SDA bagi empat negara bisa kurangi potensi devisa yang tertahan di RI          

Cukai Tak Naik Tiga Tahun Beruntun, Saham Rokok Masih Menanggung Warisan Tekanan Lama
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:12 WIB

Cukai Tak Naik Tiga Tahun Beruntun, Saham Rokok Masih Menanggung Warisan Tekanan Lama

Konsumen yang telanjur pindah ke rokok segmen murah selama era kenaikan cukai agresif tidak otomatis kembali ke merek premium.

Mengawali Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (27/7)
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:04 WIB

Mengawali Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (27/7)

Jumat (24/7) lalu, investor asing membukukan aksi jual bersih alias net sell sekitar Rp 1,2 triliun dan sepekan net sell sekitar Rp 2,5 triliun.

INDEKS BERITA

Terpopuler