Emiten Nikel Mendukung Hilirisasi

Rabu, 30 Oktober 2019 | 09:07 WIB
Emiten Nikel Mendukung Hilirisasi
[ILUSTRASI. Sejumlah articulated dump truck mengangkut material pada pengerukan lapisan atas di pertambangan nikel PT. Vale di Soroako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/foc.]
Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Simpang siur penyetopan ekspor ore nikel mencuat pasca Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan bahwa pemerintah dan pengusaha sepakat mempercepat penyetopan ekspor bijih nikel atau ore per kemarin.

Pasalnya, Kementerian ESDM menegaskan, aturan penyetopan masih dievaluasi dan akan berlaku 1 Januari 2020. Belum reda, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Panjaitan menegaskan, aturan tetap berlaku awal 2020. "Tapi, karena ada pelanggaran, sementara ekspor distop," ujar Luhut.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Geopolitik Menekan Pergerakan Rupiah pada Kamis (3/9)
| Kamis, 03 September 2026 | 06:55 WIB

Geopolitik Menekan Pergerakan Rupiah pada Kamis (3/9)

Melansir Bloomberg, Rabu (2/9), rupiah di pasar spot tutup di level Rp 17.763 per dolar AS, melemah 0,11% secara harian

Pembiayaan Bank Syariah ke Segmen UMKM Melaju Kencang
| Kamis, 03 September 2026 | 06:50 WIB

Pembiayaan Bank Syariah ke Segmen UMKM Melaju Kencang

Pembiayaan UMKM syariah melaju dua digit, jauh di atas pertumbuhan kredit UMKM industri yang hanya 1,6%.

Nilai Transaksi QRIS Semakin Melesat
| Kamis, 03 September 2026 | 06:40 WIB

Nilai Transaksi QRIS Semakin Melesat

Transaksi QRIS semakin pesat. Pada Juli 2026 tercatat tumbuh 82,42% secara tahunan seiring jumlah merchant yang terus bertambah.

Penerbitan Obligasi Perbankan Masih Berlanjut
| Kamis, 03 September 2026 | 06:35 WIB

Penerbitan Obligasi Perbankan Masih Berlanjut

Bank makin ramai terbitkan obligasi untuk menopang ekspansi kredit, BTN terbaru incar dana Rp 2 triliun.

Simpanan Giro Menopang Pertumbuhan DPK Bank
| Kamis, 03 September 2026 | 06:30 WIB

Simpanan Giro Menopang Pertumbuhan DPK Bank

Saat kredit melaju lebih kencang, dana murah yang likuid ini berpotensi ikut tersedot untuk ekspansi usaha dan menekan likuiditas bank.

Swayasa Prakarsa (SWAP) Menunda IPO, Berikut Penjelasan Resmi BEI
| Kamis, 03 September 2026 | 06:26 WIB

Swayasa Prakarsa (SWAP) Menunda IPO, Berikut Penjelasan Resmi BEI

Saidu menjelaskan penundaan tersebut juga berkaitan dengan laporan keuangan yang digunakan SWAP dalam proses penawaran umum.

Penguatan Reksadana di Agustus 2026 Masih Rapuh
| Kamis, 03 September 2026 | 06:15 WIB

Penguatan Reksadana di Agustus 2026 Masih Rapuh

Kinerja reksadana kembali mencatatkan penguatan pada Agustus 2026. Seluruh kategori reksadana membukukan return positif secara bulanan

Pengeboran Baru Mendorong Kinerja Elnusa Tbk (ELSA)
| Kamis, 03 September 2026 | 06:00 WIB

Pengeboran Baru Mendorong Kinerja Elnusa Tbk (ELSA)

Keberhasilan pengeboran Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) di Kutai Kartanegara jadi salah satu katalis yang memperkuat kinerja ELSA

Prospek Bisnis Penjaminan Masih Rentan
| Kamis, 03 September 2026 | 05:45 WIB

Prospek Bisnis Penjaminan Masih Rentan

Pada Juni, pendapatan IJP naik lebih tinggi lagi, yakni sebesar 18,06%, menjadi sebesar Rp 4,13 triliun.

Swasta Kendalikan Harga Beras Nasional
| Kamis, 03 September 2026 | 05:35 WIB

Swasta Kendalikan Harga Beras Nasional

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengakui penguasaan swasta dalam rantai pasok gabah dan beras masih sangat besar.

INDEKS BERITA

Terpopuler