Enam Perusahaan Asuransi Lolos Persetujuan untuk Garap Asuransi Ekspor Impor

Rabu, 06 Februari 2019 | 07:30 WIB
Enam Perusahaan Asuransi Lolos Persetujuan untuk Garap Asuransi Ekspor Impor
[]
Reporter: Nur Qolbi | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kewajiban penggunaan asuransi lokal untuk kegiatan ekspor dan impor barang tertentu terus bergulir. Perusahaan asuransi cukup antusias mengikuti program pemerintah ini.

Kementerian Perdagangan (Kemdag) mencatat, ada enam perusahaan asuransi nasional yang memperoleh persetujuan pendaftaran untuk menggarap asuransi muatan laut atau marine cargo insurance untuk ekspor dan impor barang tertentu.

Enam perusahaan asuransi tersebut adalah PT Asuransi Sinar Mas, PT Asuransi Adira Dinamika, PT Asuransi Tokio Marine Indonesia, PT Lippo General Insurance, PT Asuransi Multi Artha Guna dan PT Asuransi MISG Indonesia.

Menurut Kepala Balai Metrologi Legal Regional 2 Kemdag Rumaksono, daftar tersebut akan terus bertambah sejalan dengan pendaftaran yang dilakukan.

Chief Executive Officer (CEO) PT Asuransi Adira Dinamika Julian Noor mengatakan, perusahaannya terdaftar di Kemdag sebagai perusahaan asuransi yang memiliki kualifikasi asuransi muatan laut. "Bila program ini berjalan dengan baik maka akan menyumbangkan kontribusi peningkatan premi asuransi marine cargo bagi Adira Insurance," ujar Julian.

Memang tak semua perusahaan asuransi umum yang bisa ikutan dalam kewajiban ini. Ada beberapa persyaratannya, salah satunya perusahaan asuransi memiliki modal disetor minimal Rp 100 miliar. Perusahaan asuransi juga wajib memiliki ekuitas minimal Rp 500 miliar.

Sementara Direktur Utama Asuransi Wahana Tata (Aswata) Christian Wanandi mengatakan, perusahaanya sudah dalam proses pendaftaran di Kemdag. "Semoga lolos karena semua persyaratan, kami sudah penuhi," ujar Christian kepada KONTAN.

Bagikan

Berita Terbaru

Negara Bisa Pakai Aset Debitur Nunggak
| Senin, 27 April 2026 | 14:48 WIB

Negara Bisa Pakai Aset Debitur Nunggak

Pemerintah resmi mengubah pendekatan dalam pengelolaan piutang negara melalui terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 23 Tahun 2026

Pajak Si Super Kaya Bisa Tambal Defisit APBN
| Senin, 27 April 2026 | 14:25 WIB

Pajak Si Super Kaya Bisa Tambal Defisit APBN

Berdasarkan laporan Celios, nilai kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia melampai APBN              

Efek Perang Permintaan PLTS Melonjak, Ekspor Panel Surya Cina Capai Rekor Tertinggi
| Senin, 27 April 2026 | 10:00 WIB

Efek Perang Permintaan PLTS Melonjak, Ekspor Panel Surya Cina Capai Rekor Tertinggi

Skala program ini membuka peluang industri nyata, yakni manufaktur panel surya domestik, penciptaan lapangan kerja, dan transfer teknologi hijau.

Sideways Sepanjang April 2026, Ke Mana Arah Harga Emas?
| Senin, 27 April 2026 | 09:00 WIB

Sideways Sepanjang April 2026, Ke Mana Arah Harga Emas?

Pembukaan Selat Hormuz jadi kunci penting, jika harga minyak stabil di bawah US$ 80 per barel, maka harga emas bisa terangkat lagi.

Badai Krismon Tahun 1998 Pasti Kembali?
| Senin, 27 April 2026 | 08:42 WIB

Badai Krismon Tahun 1998 Pasti Kembali?

Badai krisis bisa kembali! Pelajaran dari 1998 sangat penting. Pemerintah harus bertindak cepat. Cari tahu langkah krusialnya.

Saham Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) Masih Menarik Berkat MBG
| Senin, 27 April 2026 | 08:00 WIB

Saham Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) Masih Menarik Berkat MBG

Implementasi program MBG masih menopang kinerja JPFA, program ini menambah konsumsi ayam nasional secara signifikan di 2026.

Menyisir Tekanan Jual di Balik Mitos Sell in May
| Senin, 27 April 2026 | 07:41 WIB

Menyisir Tekanan Jual di Balik Mitos Sell in May

Bursa saham Indonesia tertatih-tatih berjalan. Apakah fenomena Sell in May berpeluang memperparah IHSG?

Prospek  Tahun 2026, Saat Harga Emas Stabil, HRTA Tetap Optimistis
| Senin, 27 April 2026 | 07:22 WIB

Prospek Tahun 2026, Saat Harga Emas Stabil, HRTA Tetap Optimistis

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mencetak laba fantastis 2025. Prediksi pertumbuhan 2026 tidak lagi tiga digit, simak proyeksi terbarunya!

IHSG Anjlok, Net Sell Hampir Rp 3 T, Rupiah Ambruk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 27 April 2026 | 06:57 WIB

IHSG Anjlok, Net Sell Hampir Rp 3 T, Rupiah Ambruk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Badai menerjang IHSG, investor asing lepas saham besar-besaran. Jangan sampai salah langkah, pahami risikonya sebelum Anda bertindak.

Daya Beli Loyo, Kredit Konsumer Semakin Lesu
| Senin, 27 April 2026 | 06:55 WIB

Daya Beli Loyo, Kredit Konsumer Semakin Lesu

​Kredit konsumer perbankan melambat seiring daya beli masyarakat melemah, mendorong bank semakin ketat menyalurkan pembiayaan.

INDEKS BERITA

Terpopuler