Erick Thohir Diwarisi BUMN dengan Utang Rp 3.200 Triliun

Jumat, 25 Oktober 2019 | 08:20 WIB
Erick Thohir Diwarisi BUMN dengan Utang Rp 3.200 Triliun
[ILUSTRASI. Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) berjabat tangan dengan para mantan Menteri BUMN, Rini Soemarno (kedua kiri), Mustafa Abubakar (kiri), Laksamana Sukardi (kedua kanan) dan Soegiharto, saat serah terima jabatan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10/20]
Reporter: Benedicta Prima, Nur Qolbi | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Begitu mulai mengemban tugas sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru, Erick Thohir langsung menyoroti soal utang BUMN. Erick mewanti-wanti agar BUMN tidak terjebak pada pandangan negatif soal utang.

Selama ini, utang yang tinggi memang jadi momok bagi emiten BUMN. Saham sejumlah emiten BUMN sulit naik gara-gara sentimen utang ini. Makanya, Erick menegaskan, utang dapat menjadi hal positif kalau menjadi cash flow atau membawa pendapatan.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Pertumbuhan KPR Kehilangan Tenaga
| Jumat, 31 Juli 2026 | 06:00 WIB

Pertumbuhan KPR Kehilangan Tenaga

Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan outstanding KPR mencapai Rp 852 triliun pada Juni 2026 atau tumbuh 4,4% secara tahunan. 

Semikonduktor Angkat Kinerja PT Timah Tbk (TINS)
| Jumat, 31 Juli 2026 | 06:00 WIB

Semikonduktor Angkat Kinerja PT Timah Tbk (TINS)

Kinerja TINS akan ditopang oleh tren harga timah global yang meningkat serta tingginya konsumsi dari sektor hilir.

Kinerja Bisnis Penjaminan Mulai Berbalik Arah
| Jumat, 31 Juli 2026 | 05:45 WIB

Kinerja Bisnis Penjaminan Mulai Berbalik Arah

Volume penjaminan kredit mulai menujukkan rebound hingga terparkir di angka Rp 328,74 triliun pada Mei 2026.

BUMI Terkoreksi dengan Volume Transaksi Besar, Analis Rekomendasi Buy On Weakness
| Jumat, 31 Juli 2026 | 05:38 WIB

BUMI Terkoreksi dengan Volume Transaksi Besar, Analis Rekomendasi Buy On Weakness

Akibat eskalasi geopolitik dan valuasi yang sudah terkoreksi dalam, BUMI jadi salah satu saham yang dilirik pelaku pasar dalam jangka pendek.

Fenomena Makan Tabungan Membayangi Simpanan Segmen Kecil
| Jumat, 31 Juli 2026 | 05:30 WIB

Fenomena Makan Tabungan Membayangi Simpanan Segmen Kecil

Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan nominal simpanan di bawah Rp 100 juta mencapai Rp 1.166,76 triliun per Juni 2026,

Pemerintah Memperketat Keluar Masuk Barang
| Jumat, 31 Juli 2026 | 05:30 WIB

Pemerintah Memperketat Keluar Masuk Barang

Langkah tersebut direalisasikan melalui kerja sama Badan Karantina Indonesia (Barantin) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Beras Oplosan Masih Tersebar di Pasar
| Jumat, 31 Juli 2026 | 05:20 WIB

Beras Oplosan Masih Tersebar di Pasar

Ada temuan beras fortifikasi yang dijual di pasaran ternyata tidak lagi sesuai standar yang ditentukan.

Apindo Sebut PHK Tembus 126.000 Pekerja
| Jumat, 31 Juli 2026 | 05:05 WIB

Apindo Sebut PHK Tembus 126.000 Pekerja

Pengusaha meminta kepada pemerintah untuk segera membenahi faktor penyebab dari pengurangan tenaga kerja.

Anggaran Pendidikan Bukan untuk MBG
| Jumat, 31 Juli 2026 | 05:00 WIB

Anggaran Pendidikan Bukan untuk MBG

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan anggaran MBG wajib dipisahkan dari dana pendidikan mulai APBN 2028.

Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Terakhir Juli (31/7)
| Jumat, 31 Juli 2026 | 04:50 WIB

Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Terakhir Juli (31/7)

Meski naik tajam hari ini, IHSG masih tercatat turun 2,04% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG turun 28,46%.​

INDEKS BERITA