Evergrande dan Tapering The Fed Menyeret Penurunan Kripto

Senin, 13 Desember 2021 | 07:05 WIB
Evergrande dan Tapering The Fed Menyeret Penurunan Kripto
[]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga lima mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar terkoreksi hingga dua digit sepekan terakhir. Salah satunya bitcoin.

Merujuk Coinmarketcap, pada 11 November lalu, harga Bitcoin masih di US$ 68.365 per Btc. Minggu (12/12) per pukul 10.15 WIB, harga aset kripto terbesar ini terjungkal ke US$ 49.102 per Btc. Artinya, bitcoin sudah melemah 28,18% dalam sebulan.

Binance coin (BNB) juga turun, meski tak sedalam bitcoin. BNB turun 11,12% di periode tersebut. Ethereum (ETH) terkoreksi 15,35%. Solana (SOL) merosot 27,72%. Cardano (ADA) terkoreksi paling dalam, yakni 34,72%.

CEO Triv Gabriel Rey menyebut, kinerja aset kripto terpengaruh tiga faktor. Pertama, potensi The Fed menaikkan suku  bunga lebih cepat. Ini tidak diharapkan pasar, sehingga menjadi sentimen negatif bagi beragam aset investasi, termasuk kripto.

Kedua, Evergrande resmi menyatakan tidak sanggup melunasi kewajiban alias default. Menurut Gabriel, ini memberikan efek negatif dan berpotensi terbawa pusaran kasus Evergrande. Maklum, aset tether banyak berbasis pada surat utang.

Ketiga, angka inflasi Amerika Serikat yang tinggi. "Inflasi bahkan jauh lebih tinggi dari level sebelum pandemi, menciptakan sentimen risk-off, termasuk bagi aset kripto,” jelas Gabriel, Minggu (10/12).

Dia belum melihat sentimen positif yang bisa mendorong harga kripto jangka pendek. Ada kemungkinan harga terus turun hingga akhir tahun.

Tapi Co-founder CryptoWatch Christopher Tahir menilai, sentimen ini sebenarnya hanyalah noise yang dibuat pasar. "Pasalnya, jika dilihat data, akumulasi justru masih dilakukan oleh beberapa investor dengan dana besar,” kata Christopher, Jumat (10/12).

Proyeksi dia, bitcoin masih akan turun ke US$ 42.000-US$ 45.000. Walau begitu, Christoper yakin koreksi kali ini tidak akan bertahan lama.

Bagi investor jangka panjang, ini kesempatan beli di harga murah. Bagi investor jangka pendek, saran Christoper, tunggu pembentukan tren harga lebih jelas.

Gabriel juga menyarankan investor jangka panjang untuk menggunakan momentum koreksi harga dengan melakukan dollar cost averaging (DCA). “Ketika harga bitcoin turun mendekati US$ 40.000, ini bisa dimanfaatkan melakukan aksi beli, lalu jika berhasil tembus US$ 50.000-US$ 60.000 investor bisa profit taking,” saran Gabriel.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Darma Henwa (DEWA) Pertimbangkan Opsi IPO Anak Usaha, Gayo Mineral Resources
| Minggu, 19 April 2026 | 10:44 WIB

Darma Henwa (DEWA) Pertimbangkan Opsi IPO Anak Usaha, Gayo Mineral Resources

Ada kebutuhan investasi besar dan mempertimbangkan pendanaan eksternal, DEWA mengkaji sejumlah opsi sumber pendanaan, tidak terbatas pada IPO.

IHSG Sepekan Melaju, Ini Pemicu Kenaikannya
| Minggu, 19 April 2026 | 09:24 WIB

IHSG Sepekan Melaju, Ini Pemicu Kenaikannya

IHSG pekan lalu melesat 2,35%. Prediksi terbaru ungkap level krusial yang harus diperhatikan investor sebelum ambil keputusan.

Profil Emiten: WBSA Raih Rp 302 Miliar dari IPO, Akuisisi Jadi Kunci Pertumbuhan
| Minggu, 19 April 2026 | 09:12 WIB

Profil Emiten: WBSA Raih Rp 302 Miliar dari IPO, Akuisisi Jadi Kunci Pertumbuhan

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) sukses meraup Rp 302,4 miliar dari IPO. Mayoritas dana untuk akuisisi perusahaan afiliasi. 

Emiten Properti Grup Aguan Pasang Target Konservatif, Cek Rekomendasi Analis
| Minggu, 19 April 2026 | 09:08 WIB

Emiten Properti Grup Aguan Pasang Target Konservatif, Cek Rekomendasi Analis

PANI dan CBDK, emiten properti Aguan, telah menetapkan target marketing sales 2026. Simak strategi dan rekomendasi analis untuk kedua saham ini.

Beli atau Ngontrak Rumah, Ini Pertimbangannya!
| Minggu, 19 April 2026 | 08:20 WIB

Beli atau Ngontrak Rumah, Ini Pertimbangannya!

Mengontrak atau langsung membeli rumah kadang jadi pertimbangan bagi sebagian orang. Simak cara menentukan sebaiknya beli rumah atau ngontrak?

Minyak Sawit Siap Merekah Tersundul Mandatori Biodiesel B50
| Minggu, 19 April 2026 | 07:20 WIB

Minyak Sawit Siap Merekah Tersundul Mandatori Biodiesel B50

Mandatori biodiesel B50 digadang jadi game changer di pasar minyak sawit. Harga CPO bisa tumbuh subur di sisa tahun ini? 

Menangkal Serangan Siber yang Membidik Usaha Kecil
| Minggu, 19 April 2026 | 07:15 WIB

Menangkal Serangan Siber yang Membidik Usaha Kecil

Perusahaan IT management operational dan keamanan siber berusaha menangkap pasar UMKM yang besar. Simak layanan yang mereka tawarkan.

 
Kunci Sukses Investasi ala Presiden Diretur Valbury Futures: Membaca Momentum Harga
| Minggu, 19 April 2026 | 07:00 WIB

Kunci Sukses Investasi ala Presiden Diretur Valbury Futures: Membaca Momentum Harga

Mulai dari tontonan Wall Street, kini Presiden Direktur Valbury ungkap strategi diversifikasi portofolio. Simak rahasia untung ribuan persen!

Bangun Kosambi Sukses (CBDK) Bidik Marketing Sales Tumbuh 31% di Tahun Ini
| Minggu, 19 April 2026 | 06:20 WIB

Bangun Kosambi Sukses (CBDK) Bidik Marketing Sales Tumbuh 31% di Tahun Ini

Target tersebut akan dicapai dengan melakukan pendekatan yang selektif dan juga adaptif terhadap dinamika pasar.

Industri Ban Memangkas Pemakaian Energi
| Minggu, 19 April 2026 | 06:15 WIB

Industri Ban Memangkas Pemakaian Energi

Industri ban yang menggunakan energi besar untuk produksi berupaya melakukan transisi energi dengan berbagai upaya. 

 
INDEKS BERITA

Terpopuler