Evergrande Peringatkan Risiko LIkuiditas dan Default Jika Konstruksi Proyek Berhenti
KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Evergrande Group memperingatkan adanya risiko likuiditas dan gagal bayar jika tak dapat melanjutkan konstruksi. Pengembang properti asal China yang sedangn terlilit utang itu, akan melanjutkan berbagai strategi demi meningkatkan arus kas dan mengurangi utang.
Evergrande Group merupakan pengembang properti nomor dua di China jika dilihat berdasarkan penjualan. Mereka akan menyesuaikan jadwal pengembangan proyek, mempromosikan penjualan dan memperbarui atau memperpanjang pinjaman. Evergrande juga berniat membuang kepentingan ekuitas dan aset serta memperkenalkan investor baru ke grup dan unit-unit bisnis.
