Fast Food Indonesia (FAST) Getol Ekspansi Gerai

Selasa, 05 November 2019 | 06:41 WIB
Fast Food Indonesia (FAST) Getol Ekspansi Gerai
[ILUSTRASI. Pengunjung restoran cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC), yang dikelola PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) di Jakarta (24/11).]
Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) masih getol menggelar ekspansi bisnis hingga ujung tahun ini. Ekspansi FAST terutama melalui pembukaan gerai baru untuk memacu penjualan. Setidaknya, pemilik restoran cepat saji KFC ini akan menambah sekitar 18 gerai baru sebelum tutup tahun 2019.

Penambahan gerai baru menjadi strategi utama untuk menggenjot pendapatan. Pasalnya, strategi tersebut cukup membuahkan hasil. Hingga 30 September 2019, sudah terdapat 727 gerai restoran KFC di seluruh Indonesia, atau bertambah 38 unit dibandingkan akhir 2018 sebanyak 689 gerai.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Mempersiapkan Investasi Aman untuk Para Pensiunan
| Selasa, 26 Mei 2026 | 09:08 WIB

Mempersiapkan Investasi Aman untuk Para Pensiunan

Pemanfaatan teknologi seperti yang sudah lebih dulu terjadi di industri reksadana juga diharapkan dapat memacu pertumbuhan DPLK.

Astra Dihimpit Suku Bunga dan Gempuran EV China, Masih Layak Jadi Saham Defensif?
| Selasa, 26 Mei 2026 | 09:00 WIB

Astra Dihimpit Suku Bunga dan Gempuran EV China, Masih Layak Jadi Saham Defensif?

Analis menilai dampak kenaikan BI rate terhadap sektor otomotif memang tidak langsung terasa, tetapi memiliki efek lagging yang signifikan.

Adi Sarana Armada (ASSA) Bakal Mengganti 5.000 Armada
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:49 WIB

Adi Sarana Armada (ASSA) Bakal Mengganti 5.000 Armada

Walaupun mengupayakan untuk tetap rutin revitalisasi armada, ASSA menargetkan pertumbuhan kinerja yang tak agresif tahun ini.

Industri Otomotif Waspadai Kenaikan Siuku Bunga
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:39 WIB

Industri Otomotif Waspadai Kenaikan Siuku Bunga

Industri otomotif sangat bergantung pada penjualan kredit sehingga kenaikan bunga pembiayaan berpotensi menekan permintaan kendaraan.

Siapkan Fasilitas Pinjaman untuk Eksportir SDA
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:37 WIB

Siapkan Fasilitas Pinjaman untuk Eksportir SDA

Skema tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas rupiah para eksportir            

Kebut Pembahasan RUU Keuangan Negara
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:33 WIB

Kebut Pembahasan RUU Keuangan Negara

Targetnya, pembahasan RUU Keuangan Negara rampung sebelum APBN 2027 berjalan mulai 1 Januari 2027   

Godok Beleid Restitusi PPN Ekspor SDA
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:29 WIB

Godok Beleid Restitusi PPN Ekspor SDA

Peraturan Direktur Jenderal (Perdirjen) Pajak akan diterbitkan untuk mengatur aspek perpajakan atas ekspor yang dilakukan BUMN

Malindo Feedmill (MAIN) Ekspansi Pabrik Pakan Baru
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:27 WIB

Malindo Feedmill (MAIN) Ekspansi Pabrik Pakan Baru

Tahun ini pihaknya akan fokus ekspansi pabrik pakan (feedmill) dengan membangun satu pabrik di Lampung.

Fiskal RI Belum Aman dari Tekanan
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:23 WIB

Fiskal RI Belum Aman dari Tekanan

Dibandingkan data 2017 hingga 2025, defisit hingga 30 April 2026 merupakan yang terbesar​           

TOWR Bakal Delisting Dua Anak Usaha, Prospek Kinerjanya Masih Positif
| Selasa, 26 Mei 2026 | 08:06 WIB

TOWR Bakal Delisting Dua Anak Usaha, Prospek Kinerjanya Masih Positif

Dua anak usaha TOWR, IBST dan SUPR, akan delisting dari bursa.  Simak rencana strategis TOWR selengkapnya!

INDEKS BERITA

Terpopuler