KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan financial technology (fintech) semakin gencar mengincar penyaluran pinjaman di luar Jawa. Beberapa pemain fintech mengaku mengalami peningkatan kontribusi pinjaman untuk di wilayah tersebut.
Sebut saja Kredifazz, yang saat ini memiliki porsi penyaluran di luar Jawa mencapai sebesar 8%. Padahal, anak usaha dari Kredivo ini tahun lalu masih memiliki porsi penyaluran 4% di luar Jawa dari keseluruhan portofolio yang mereka punya.
“Tantangan terbesar dalam penyaluran ini sebenarnya adalah infrastruktur digital dan juga literasi masyarakat tentang produk fintech,” ujar Alie Tan, Chief Executive Officer (CEO) KrediFazz kepada KONTAN, Jumat (20/8).
