Fiskal Makin Terjepit Kurs dan Harga Minyak
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kombinasi lonjakan harga minyak mentah dan pelemahan rupiah, menjadi pukulan ganda bagi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Dua faktor ini bekerja bersamaan dan saling memperkuat dampaknya terhadap kondisi fiskal.
Nilai tukar rupiah, bergerak semakin menjauh dari asumsi dalam APBN 2026 yang sebesar Rp 16.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Pada akhir perdagangan Jumat (30/4), rupiah ditutup pada level Rp 17.346 per dolar AS, melemah 0,12% dari sehari sebelumnya dan rekor penutupan terlemah rupiah sepanjang sejarah.
