Gamang di Akhir Tahun

Sabtu, 11 Desember 2021 | 09:00 WIB
Gamang di Akhir Tahun
[]
Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Betapa susah membuat keseimbangan. Tampaknya itulah yang terjadi saat pemerintah menetapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) selama libur Natal dan tahun baru.  

Pertengahan November lalu, pemerintah sudah menetapkan PPKM level 3 untuk seluruh wilayah Indonesia selama masa libur akhir tahun itu. Bahkan sempat dipercepat mulainya dari 24 Desember menjadi 20 Desember 2021.

Demi mencegah lonjakan kasus Covid-19 yang diperparah varian omicron itu, daerah yang sudah berstatus PPKM level 1 dan level 2 akan disamaratakan: menerapkan aturan PPKM level 3.

Tak pelak muncul banyak protes; daerah yang rendah kasus positifnya dan vaksinasi tinggi, kok, harus balik ke level 3? Berbagai pembatasan dan penyekatan ketat pun akan kembali mematisurikan usaha dari berbagai segmen. Padahal, mereka kini tengah berusaha bangkit setelah terpuruk oleh berbagai pembatasan mobilitas sosial sebelumnya.

Lalu, kenapa diseragamkan jadi level 3? Tak heran bila banyak tudingan menyeruak. Sebutlah ini langkah menguntungkan buat bisnis penyedia tes swab PCR, kendati harga sudah turun.

Ada juga dugaan  penetapan PPKM level 3 ini menggagalkan rencana soft launching stadion baru Jakarta yang diramaikan gelaran International Youth Championship (IYC) 2021 di Jakarta dan Bali. Macam-macam sangkaannya.

Dan tiba-tiba Senin (6/12) pemerintah membatalkan penerapan PPKM level 3 secara serentak. Dalihnya selalu ada, antara lain, sudah melandainya kasus positif Covid-19 dan pencapaian vaksinasi di Jawa-Bali yang lumayan bagus: dosis pertama 76% dan dosis kedua 56%.

Para pebisnis wisata, hotel dan restoran, jelas menyambut gembira keputusan pemerintah terbaru ini. Maklum, seperti halnya Lebaran, omzet usaha selama Natal dan tahun baru naik dua kali lipat ketimbang hari-hari biasa.

Para pelaku usaha rakyat, desa wisata, penyedia tempat penginapan, warung makan, pedagang suvenir, hingga tukang parkir pun bisa berharap mata pencaharian mereka mengalir kembali.

Tentu kita berharap semua pihak menyadari, gelombang erupsi pandemi masih mengancam. Pemerintah tetap perlu meningkatkan pengendalian mobilitas dan kerumunan secara berjenjang.

Pembatasan kehadiran di acara sosial budaya dan kerumunan masyarakat patut ditaati; termasuk oleh ormas Islam terbesar, Nahdlatul Ulama, yang akan menggelar muktamar ke-34 pada 23-25 Desember di Lampung.

Keselamatanlah yang utama.     

Bagikan

Berita Terbaru

Saham CENT Volatil, Analis Soroti Momentum, FOMO dan Risiko Koreksi
| Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Saham CENT Volatil, Analis Soroti Momentum, FOMO dan Risiko Koreksi

CENT memiliki sekitar 11.000 site dan 5.000 km jaringan fiber dan akan sangat diuntungkan dengan kebutuhan fiber backhaul hingga pengembangan AI.

Rokok Ilegal Dibidik Lewat Layer Cukai Baru, Sentimen Positif Bagi HMSP, GGRM, & WIIM
| Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:24 WIB

Rokok Ilegal Dibidik Lewat Layer Cukai Baru, Sentimen Positif Bagi HMSP, GGRM, & WIIM

Penyempitan selisih harga antara rokok ilegal dan legal tidak serta-merta membuat konsumen beralih ke rokok legal dengan harga lebih tinggi.

Beban Tinggi Masih Menghantui Profitabilitas SRAJ
| Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:08 WIB

Beban Tinggi Masih Menghantui Profitabilitas SRAJ

Pendapatan SRAJ berpeluang tumbuh, namun tekanan beban operasional dan keuangan tetap membayangi ruang pemulihan laba.

Penjualan Semen Tumbuh, Kinerja Emiten Semen Kokoh
| Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:02 WIB

Penjualan Semen Tumbuh, Kinerja Emiten Semen Kokoh

Permintaan semen diperkirakan tetap solid hingga akhir tahun seiring percepatan proyek infrastruktur.

WEGE Raih Kontrak Baru Rp 775 Miliar Per Agustus 2026
| Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:26 WIB

WEGE Raih Kontrak Baru Rp 775 Miliar Per Agustus 2026

Realisasi kontrak baru PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) meningkat 568% dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 116 miliar. ​

MEJA Siap Gelar Rights Issue dan Akuisisi Trimata Coal Perkasa
| Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:20 WIB

MEJA Siap Gelar Rights Issue dan Akuisisi Trimata Coal Perkasa

Pemegang saham menyetujui peningkatan modal dasar perseroan untuk menjadi  landasan bagi MEJA dalam mempersiapkan rencana aksi korporasi.

Bayar Utang Jumbo, Saham BTEL Dialihkan ke Protelindo
| Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14 WIB

Bayar Utang Jumbo, Saham BTEL Dialihkan ke Protelindo

Grup Djarum resmi menggenggam 10,86% saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL). Ini setelah BTEL melaksanakan konversi Obligasi Wajib Konversi (OWK). ​

Pemulihan Huruf K
| Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Pemulihan Huruf K

Banyak ekonom yang sudah mewanti-wanti, Indonesia berpotensi jatuh ke dalam pemulihan berbentuk huruf K (K-shaped recovery).

Prospek Emiten Komoditas Menanti Tuah DSI
| Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:06 WIB

Prospek Emiten Komoditas Menanti Tuah DSI

Kehadiran PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) diprediksi menimbulkan risiko eksekusi ekspor komoditas.

Pembiayaan Syariah Masih Menjanjikan
| Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Pembiayaan Syariah Masih Menjanjikan

Pembiayaan syariah ditopang pembiayaan kendaraan.                                                      

INDEKS BERITA

Terpopuler