Gapki Merespons Dugaan Kartel TBS Sawit Petani
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) merespons dugaan praktik kartel atau permainan harga dalam pembelian tandan buah segar (TBS) sawit dari petani.
Ketua Umum Gapki Eddy Martono menegaskan pihaknya belum mengetahui secara pasti dasar dugaan kartel. Menurut dia, seluruh anggota Gapki mematuhi mekanisme penetapan harga yang mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024.
Baca Juga: Harga TBS Petani Terancam Anjlok? Kementan Ancam Sanksi Tegas Pabrik Sawit
