Berita Ekonomi

Gapri Minta Tarif Cukai Tak Naik & Berantas Rokok Ilegal

Jumat, 29 Oktober 2021 | 08:23 WIB
Gapri Minta Tarif Cukai Tak Naik & Berantas Rokok Ilegal

ILUSTRASI. Petugas Bea Cukai menunjukkan barang bukti rokok Sigaret Kretek Mesin (SKM) ilegal di kantor Bea dan Cukai Kudus, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/hp.

Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Adinda Ade Mustami

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Perkumpulan Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) kembali meminta pemerintah tidak menaikkan tarif cukai rokok 2022. Selain menurunkan produktivitas industri hasil tembakau, kenaikan tarif cukai rokok juga akan menyuburkan pasar rokok ilegal. 

Merujuk hasil survei Lembaga Survei Indodata, sebanyak 28,12% perokok di Indonesia pernah atau sedang mengkonsumsi rokok ilegal. Jika angka itu dikonversikan ke pendapatan negara, potensi pajak yang hilang Rp 53,18 triliun. 

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru