Grup Astra memperkuat dominasi di pasar otomotif roda empat

Jumat, 16 November 2018 | 08:20 WIB
Grup Astra memperkuat dominasi di pasar otomotif roda empat
[]
Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Grup Astra masih menjadi penguasa pangsa pasar otomotif roda empat skala domestik. Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Grup Astra menggenggam total 56,45% pangsa pasar mobil domestik per Oktober tahun ini. Porsi penguasaan pasar tersebut menjadi yang terbesar dalam periode bulanan dari Januari-Oktober 2018

PT Astra International Tbk (ASII) mengakumulasi penjualan 59.866 unit mobil selama Oktober 2018. Penjualan tersebut berasal dari empat merek yang mereka jajakan, yakni Toyota, Daihatsu, Isuzu dan Peugeot. Toyota menjadi penyumbang penjualan terbanyak hingga 36.209 unit atau sekitar 60,48% terhadap total penjualan.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Paradise Indonesia (INPP) Kebut Ekspansi Bisnis ke Daerah Potensial
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:42 WIB

Paradise Indonesia (INPP) Kebut Ekspansi Bisnis ke Daerah Potensial

Manajemen Paradise Indonesia menargetkan recurring income tetap berada di kisaran 70% sepanjang 2026.

Prodia Widyahusada (PRDA) Kejar Pertumbuhan Kinerja pada Tahun Ini
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:36 WIB

Prodia Widyahusada (PRDA) Kejar Pertumbuhan Kinerja pada Tahun Ini

Meski rupiah melemah, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) memastikan tidak akan menaikkan tarif layanan hingga akhir 2026.

Menebak Arah Kebijakan PPN
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:32 WIB

Menebak Arah Kebijakan PPN

Arah kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ke depan seharusnya memperkuat kepastian hukum, bukan menggerusnya.

Dorongan Terhadap Bank untuk Berkonsolidasi Semakin Kuat
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:30 WIB

Dorongan Terhadap Bank untuk Berkonsolidasi Semakin Kuat

OJK desak bank KBMI 1 perkuat modal via konsolidasi. Tanpa merger, daya saing bisa menurun drastis. Cari tahu alasannya sekarang.

Tekanan ke Rupiah Masih Akan Terasa pada Rabu (15/7)
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:30 WIB

Tekanan ke Rupiah Masih Akan Terasa pada Rabu (15/7)

Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah menguat 0,17% secara harian ke Rp 18.099 per dolar AS.

Sinyal Pemulihan Industri Kaca dan Gelas
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:27 WIB

Sinyal Pemulihan Industri Kaca dan Gelas

Dari sisi utilisasi, AKLP memperkirakan tingkat utilisasi industri kaca lembaran pada Juni 2026 berada di kisaran 75%

Saling Sandera
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:26 WIB

Saling Sandera

Kita tidak boleh membiarkan "asas kekeluargaan" melunturkan akuntabilitas kejahatan kerah putih ini.

Ganjalan Produk Sawit Masuk Eropa
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21 WIB

Ganjalan Produk Sawit Masuk Eropa

Uni Eropa sebelumnya menunda penerapan kebijakan tersebut selama dua tahun setelah mendapat penolakan dari Brasil, Indonesia dan (AS

S&P Pertahankan Rating, Net Sell Asing Tetap Deras, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:20 WIB

S&P Pertahankan Rating, Net Sell Asing Tetap Deras, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Investor asing membutuhkan konfirmasi tambahan: stabilitas nilai tukar rupiah, perbaikan arus dana asing dan kepastian arah kebijakan ekonomi.

Harga Emas Menanti Arah Kebijakan Bunga Amerika
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:15 WIB

Harga Emas Menanti Arah Kebijakan Bunga Amerika

Harga emas kembali bergerak di atas US$ 4.000 per ons troi setelah sempat turun ke kisaran US$ 3.993 per ons troi pada Selasa (14/7). 

INDEKS BERITA

Terpopuler