Harga Aluminium Terkerek Imbas Konflik Iran Vs Israel-AS, Simak Efeknya ke Indonesia
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konflik antara Iran dan Israel-Amerika Serikat (AS) bukan hanya mengangkat harga minyak dan emas dunia, tetapi juga ikut mengerek harga logam industri aluminium. Merujuk data Investing.com, harga aluminium per Jumat (6/3) berada di level US$ 3.425,90 per ton, naik 4,45% dalam sehari dan meningkat 8,87% sejak eskalasi konflik pada 28 Februari 2026.
Harga aluminium berada di level tertinggi dalam hampir empat tahun terakhir akibat gangguan pasokan dari dua produsen besar. Pertama, Aluminium Bahrain (Alba), pemilik smelter terbesar di luar China yang menghentikan pengiriman dan menyatakan force majeure akibat terganggunya pelayaran di Selat Hormuz.
