Demo Sang Pewaris

Senin, 15 Juni 2026 | 07:40 WIB
Demo Sang Pewaris
[ILUSTRASI. TAJUK - Ahmad Febrian (KONTAN/Indra Surya)]
Ahmad Febrian | Redaktur Pelaksana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Demonstrasi mahasiswa pada Jumat (12/6) menunjukkan, pembangunan fisik masif tak berbanding lurus dengan ekonomi masyarakat. Publik masih berhadapan pada persoalan yang sama: lapangan kerja minim, daya beli lemah dan biaya meningkat.

Padahal saat berkuasa, Joko Widodo (Jokowi) menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama. Pemerintah menghabiskan anggaran yang sangat besar

Jalan tol terus memanjang, bandara berdiri, pelabuhan bertambah, bendungan dibangun dan berbagai proyek strategis nasional lain. Namun manfaat ekonominya belum sepenuhnya terasa.

Jokowi menempatkan infrastruktur sebagai motor pertumbuhan ekonomi dengan harapan mampu menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, memperkuat konektivitas, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selama Jokowi berkuasa, utang negara meningkat sekitar Rp 5.800 triliun. Ia juga memberikan penugasan kepada BUMN karya. Harga yang harus dibayar tidak hanya berupa peningkatan beban keuangan, juga tekanan pada perusahaan konstruksi pelat merah.

Akibatnya, sejumlah BUMN karya bergulat dengan restrukturisasi utang, tekanan likuiditas, serta tingginya beban bunga setelah bertahun-tahun menjadi ujung tombak pembangunan nasional. BUMN karya maupun masyarakat sama-sama menjadi pihak yang menanggung konsekuensi dari model pembangunan yang menelan biaya sangat besar tersebut.

Di sinilah letak paradoks pembangunan satu dekade terakhir. Persoalan tersebut menjadi warisan pemerintahan Prabowo Subianto. Meski menghadapi tekanan fiskal akibat berbagai kewajiban periode sebelumnya, Prabowo tetap menjalankan sejumlah program berskala besar seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih.

Prabowo juga mewarisi sejumlah figur yang terkait dengan Jokowi. Seperti Gibran Rakabuming Raka - putra Jokowi yang menjabat wakil presiden, hingga sejumlah menteri dan pejabat yang pernah menjadi bagian dari kabinet Jokowi dipercaya menempati posisi strategis.

Program berskala besar Prabowo dan kewajiban akibat ekspansi pembangunan pada masa Jokowi menjadi bagian dari beban fiskal yang ditanggung Indonesia. Demonstrasi mahasiswa pekan lalu merupakan refleksi posisi mereka sebagai pewaris negeri ini. Aksi itu mencerminkan kekhawatiran atas masa depan Indonesia yang tidak pasti.

Bagikan

Berita Terbaru

Opsi Realokasi Anggaran Negara untuk Penanganan Gempa NTT
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Opsi Realokasi Anggaran Negara untuk Penanganan Gempa NTT

Dewan Perwakilan Rakyat mendorong realokasi anggaran untuk mempercepat pemulihan pasca gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

 KKI Disebut Tak Gusur Posisi Visa dan Mastercard
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:03 WIB

KKI Disebut Tak Gusur Posisi Visa dan Mastercard

Kartu Kredit Indonesia (KKI) hadir sebagai pemain baru di sistem pembayaran domestik akan berjalan berdampingan dengan Visa dan Mastercard.

Partitokrasi: Negara dalam Cengkeraman Partai
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Partitokrasi: Negara dalam Cengkeraman Partai

Monopoli partai dalam pencalonan harus dipatahkan. Keuangan partai dan sumber dananya harus dibuka kepada publik.

Mimpi Naik Kelas
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Mimpi Naik Kelas

Indonesia butuh investasi yang menghasilkan pekerjaan yang akhirnya menjadikan masyarakat mampu naik kelas.

Sentimen Profit Taking dan Bi Rate, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (19/8)
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:53 WIB

Sentimen Profit Taking dan Bi Rate, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (19/8)

Investor hari ini akan mencermati rilis suku bunga acuan alias BI rate. Secara teknikal ada kemungkinan investor akan melakukan profit taking. 

Penjualan Meningkat, Kerugian Bersih FAST Mulai Menyusut
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Penjualan Meningkat, Kerugian Bersih FAST Mulai Menyusut

FAST membukukan pendapatan sebesar Rp 2,79 triliun, naik 16,1% dibandingkan Rp 2,40 triliun pada semester I-2025. 

Tekanan MSCI Mereda, Saham Bahan Baku Berpeluang Melaju
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Tekanan MSCI Mereda, Saham Bahan Baku Berpeluang Melaju

Kenaikan harga emas, prospek hilirisasi dan pemulihan minat investor terhadap saham komoditas menjadi sejumlah katalis sektor ini

Saham IMAS Mulai Menggeliat, Ekspansi Mobil China Termasuk Hongqi Picu Turnaround?
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29 WIB

Saham IMAS Mulai Menggeliat, Ekspansi Mobil China Termasuk Hongqi Picu Turnaround?

Data penjualan pada kuartal III-2026 salah satu indikator awal untuk melihat apakah ekspansi bisnis baru IMAS mulai memberikan dampak nyata.

Sinyal Turnaround di Saham HRUM, Kinerja di Semester II-2026 Bakal Jadi Penentu
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Sinyal Turnaround di Saham HRUM, Kinerja di Semester II-2026 Bakal Jadi Penentu

Konfirmasi turnaround HRUM baru akan terlihat apabila sejumlah indikator operasional mulai menunjukkan perbaikan secara bersamaan.

JARR, TEBE, PGUN hingga PACK Rally, Efek Spillover Rumor Akuisisi BYAN Oleh Haji Isam
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:53 WIB

JARR, TEBE, PGUN hingga PACK Rally, Efek Spillover Rumor Akuisisi BYAN Oleh Haji Isam

Setiap emiten memiliki prospek, struktur bisnis, fundamental, serta tingkat sensitivitas yang berbeda-beda terhadap akuisisi BYAN.

INDEKS BERITA

Terpopuler