Harga Emas Hari Ini Semakin Berkilau, Tembus Level US$ 1.510

Kamis, 12 September 2019 | 20:58 WIB
Harga Emas Hari Ini Semakin Berkilau, Tembus Level US$ 1.510
[ILUSTRASI. Emas batangan]
Reporter: SS. Kurniawan, Wahyu Tri Rahmawati | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Semakin malam, harga emas semakin berkilau. Berdasarkan data Bloomberg, Kamis (12/9) pukul 20.45 WIB, harga emas hari ini di pasar spot berada di US$ 1.515,05 per ons troi, naik 1,19% dibanding penutupan kemarin.

Sementara harga emas berjangka untuk pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange naik 1,27% menjadi US$ 1.522,30 per ons troi dibandingkan dengan harga kemarin.

Baca Juga: Sore ini harga emas spot masih berkilau di US$ 1.503,60 per ons troi

Harga emas menunggu potensi pemangkasan suku bunga atau stimulus lain yang akan bank-bank sentral utama dunia rilis. "Jika European Central Bank (ECB) mengumumkan pemangkasan atau likuiditas lebih besar, harga emas berpeluang naik dan ini yang masih menjadi sentimen positif," kata Chris Gaffney, President of World Markets TIAA Bank kepada Reuters.

Dan, baru saja ECB mengumumkan pemangkasan suku bunga deposito sebesar 10 basis poin (bsp) menjadi -0,5%. Ini merupakan rekor terendah. Selain itu, ECB akan kembali pembelian obligasi sebesar 20 miliar euro per bulan mulai November nanti.

Baca Juga: Semakin sore harga emas spot kian berkilau di US$ 1.503,22 per ons troi

Alhasil, harga emas yang tadi sore masih berada di kisaran US$ 1.503 per ons troi, akhirnya menembus level US$ 1.510. Beberapa hari terakhir, harga emas anteng di bawah US$ 1.500 per ons troi.

Bagikan

Berita Terbaru

Kemiskinan Indonesia Turun ke 8,25% pada 2025, Tapi Tekanan Biaya Hidup Masih Tinggi
| Senin, 09 Februari 2026 | 17:33 WIB

Kemiskinan Indonesia Turun ke 8,25% pada 2025, Tapi Tekanan Biaya Hidup Masih Tinggi

Secara jumlah, penduduk miskin Indonesia tercatat 23,36 juta orang, menyusut 490 ribu orang dibandingkan Maret 2025.

Tambahan Anggaran PU Rp 36,91 Triliun, Harapan Baru atau Sekadar Penyangga bagi BUMN?
| Senin, 09 Februari 2026 | 13:00 WIB

Tambahan Anggaran PU Rp 36,91 Triliun, Harapan Baru atau Sekadar Penyangga bagi BUMN?

Upaya Pemerintah menambah anggaran Rp 36,91 triliun guna mempercepat pembangunan infrastruktur, dianggap bisa menjadi suplemen bagi BUMN Karya.

Ramadan Dongkrak Trafik Data, Saham ISAT Masih Layak Dicermati?
| Senin, 09 Februari 2026 | 11:00 WIB

Ramadan Dongkrak Trafik Data, Saham ISAT Masih Layak Dicermati?

Kinerja PT Indosat Tbk (ISAT) ada di jalur pemulihan yang semakin berkelanjutan. Sejak akhir 2025, ISAT mencatat lonjakan signifikan trafik data.

Ditopang Normalisasi AMMN & Tambahan PI Corridor, Kinerja MEDC Diproyeksikan Melesat
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:37 WIB

Ditopang Normalisasi AMMN & Tambahan PI Corridor, Kinerja MEDC Diproyeksikan Melesat

Dalam jangka pendek, saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dipandang masih dalam fase downtrend.

Prospek ERAL Masih Menarik, Meski Tengah Menanti Kepastian Insentif Mobil Listrik
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:25 WIB

Prospek ERAL Masih Menarik, Meski Tengah Menanti Kepastian Insentif Mobil Listrik

PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) berencana menambah gerai baru sekaligus menghadirkan produk dan merek baru di berbagai segmen usaha.

Free Float Naik ke 15%, Emiten yang Tak Butuh Pendanaan Pasar Modal bisa Go Private?
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:00 WIB

Free Float Naik ke 15%, Emiten yang Tak Butuh Pendanaan Pasar Modal bisa Go Private?

Di rancangan peraturan terbaru, besaran free float dibedakan berdasarkan nilai kapitalisasi saham calon emiten sebelum tanggal pencatatan.

Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:31 WIB

Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good

Obligasi bertema ESG dan keberlanjutan akan meramaikan penerbitan surat utang di 2026. Bagaimana menakar daya tariknya?

Dharma Polimetal (DRMA) Produksi Baterai Motor Listrik
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:29 WIB

Dharma Polimetal (DRMA) Produksi Baterai Motor Listrik

Strategi tersebut ditempuh melalui penguatan kapabilitas manufaktur, diversifikasi produk bernilai tambah, serta integrasi ekosistem bisnis.

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:23 WIB

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi

Para pelaku usaha tengah menantikan kepastian izin impor yang belum terbit. Padahal, saat ini sudah melewati waktu proses.

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:50 WIB

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN

Investor asing mencatat jual neto Rp 2,77 triliun di SBN. Tekanan jual ini diprediksi berlanjut hingga Kuartal I 2026. Pahami risikonya.

INDEKS BERITA

Terpopuler