Harga Komoditas Lesu, Investasi di Sektor Pertambangan Tersendat

Kamis, 01 Agustus 2019 | 07:50 WIB
Harga Komoditas Lesu, Investasi di Sektor Pertambangan Tersendat
[]
Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investasi di sektor pertambangan di kuartal II merosot jika dibandingkan secara tahunan. Penurunan terjadi seiring dengan tren pelemahaan harga komoditas.

Nilai investasi untuk sektor pertambangan di kuartal II tahun ini turun 46,5% year-on-year menjadi Rp 15,1 triliun. Realisasi investasi di sektor pertambangan juga terlihat melandai jika dibandingkan dengan total invesatsi secara keseluruhan.

Angka investasi di sektor pertambangan cuma 7,5% dari total investasi di kuartal II-2019 yang mencapai Rp 200,5 triliun. Sedang di periode sama tahun lalu, investasi di sektor pertambangan yang nilainya Rp 28,2 triliun, setara dengan 16% dari total keseluruhan realisasi investasi.

Tapi pelemahan harga komoditas tambang, seperti batubara, membuat lesunya investasi di sektor yang selama ini termasuk diunggulkan Indonesia. Harga batubara di ICE New Castle Futures pada akhir Juni berada di level US$ 68,85 per metrik ton. Sepanjang kuartal II-2019 harga si hitam melemah 22,24%.

"Bagi investor ini tidak menarik, mereka ingin harga tinggi," kata Ekonom Samuel Aset Management Lana Soelistianingsih, Rabu (31/7).

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengamati kinerja perusahaan tambang memang belum ciamik. Walhasil, sektor ini jadi kurang menarik bagi investor.

"Jangan mengandalkan pertambangan sebagai fokus investasi. Apalagi harga komoditas kerap fluktuatif," katanya kepada KONTAN (31/7).

Meski saat ini investasi di sektor tambang sedang loyo, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Farah Ratnadewi optimistis kinerja investasi dari sektor tambang. Justru sektor ini masih bisa berkembang sering dengan makin banyaknya industri pengolahan bahan tambang.

"Sejauh ini pertambangan masuk ke lima besar kontribusi terbanyak. Ini membuktikan minat investor masih ada," katanya.

Bagikan

Berita Terbaru

Bakrie Capital Serok Lagi Saham BIPI, Targetkan Cuan Jumbo dari Energi Bersih!
| Jumat, 17 April 2026 | 16:09 WIB

Bakrie Capital Serok Lagi Saham BIPI, Targetkan Cuan Jumbo dari Energi Bersih!

Total investasi Bakrie Capital di PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) kini telah menembus Rp 1 triliun.

Matahari Department Store (LPPF) Akan Berganti Nama dan Menyebar Dividen Final
| Jumat, 17 April 2026 | 09:40 WIB

Matahari Department Store (LPPF) Akan Berganti Nama dan Menyebar Dividen Final

Para pemegang saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) menyepakati perubahan nama perusahaan menjadi PT MDS Retailing Tbk.

Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Kembali Jual Saham  Petrindo Jaya Kreasi (CUAN)
| Jumat, 17 April 2026 | 09:32 WIB

Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Kembali Jual Saham Petrindo Jaya Kreasi (CUAN)

Prajogo Pangestu kembali melepas 531.669.900 saham CUAN dalam 25 kali transaksi. Ini berlangsung sejak 10 April sampai 15 April 2026. 

Dipicu Faktor Low Season, Laba Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Anjlok di Kuartal I-2026
| Jumat, 17 April 2026 | 09:23 WIB

Dipicu Faktor Low Season, Laba Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Anjlok di Kuartal I-2026

Di kuartal I-2026, pendapatan PJAA hanya Rp 207,58 miliar, anjlok 1,52% secara tahunan (YoY) dari Rp 210,80 miliar pada kuartal I-2025. ​

Saham Infrastruktur Belum Subur
| Jumat, 17 April 2026 | 09:16 WIB

Saham Infrastruktur Belum Subur

Kinerja saham emiten infrastruktur masih meloyo dan semakin tertinggal dibandingkan 10 indeks sektoral lainnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Punya Kontrak Jangka Panjang dan Tambah Armada, Seberapa Menarik Saham ELPI?
| Jumat, 17 April 2026 | 08:30 WIB

Punya Kontrak Jangka Panjang dan Tambah Armada, Seberapa Menarik Saham ELPI?

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) memperluas jangkauan operasional di kawasan Asia-Pasifik.

Terjerembap! Deretan Saham Big Caps Bikin IHSG Loyo, Kapan Waktu Tepat Serok Bawah?
| Jumat, 17 April 2026 | 08:00 WIB

Terjerembap! Deretan Saham Big Caps Bikin IHSG Loyo, Kapan Waktu Tepat Serok Bawah?

Meski IHSG sempat rebound, saham-saham big caps tetap tertekan dan mendominasi daftar top laggards IHSG. 

Program MBG Perlu Audit dan Pengawasan Ketat
| Jumat, 17 April 2026 | 07:21 WIB

Program MBG Perlu Audit dan Pengawasan Ketat

Pengawasan yang ketat dari bebagai pihak diperlukan untuk menutup celah penyimpangan anggaran program MBG

Saham INTP vs SMGR: Mana yang Lebih Kuat Hadapi Badai Industri Semen?
| Jumat, 17 April 2026 | 07:16 WIB

Saham INTP vs SMGR: Mana yang Lebih Kuat Hadapi Badai Industri Semen?

Oversupply dan krisis batubara menekan industri semen. Pahami rekomendasi saham untuk SMGR dan INTP.

Dukung WFH, PLN Diskon Tambah Daya Listrik
| Jumat, 17 April 2026 | 07:12 WIB

Dukung WFH, PLN Diskon Tambah Daya Listrik

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto mengatakan, momentum WFH membuat kebutuhan listrik rumah tangga meningkat.

INDEKS BERITA

Terpopuler