Harga Nikel Anjlok, Bisnis Emiten Terancam, Revisi RKAB Bisa Jadi Juru Selamat?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren pelemahan harga nikel di pasar global berpotensi mengancam kelangsungan usaha emiten produsen komoditas tersebut. Namun, peluang memperbaiki kinerja tetap terbuka seiring wacana revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) oleh pemerintah.
Mengutip situs Trading Economics, harga nikel global anjlok 11,04% dalam sebulan terakhir ke level US$ 16.805 per ton hingga Jumat (26/6). Mendekati level terendah sejak akhir Desember 2025 lalu. Pelemahan ini terjadi di tengah persiapan Indonesia untuk meningkatkan volume produksi nikel nasional.
