Harga Saham DMMX Tengah Terkoreksi, Sicepat Kembali Borong Lima Juta Saham

Kamis, 23 September 2021 | 13:45 WIB
Harga Saham DMMX Tengah Terkoreksi, Sicepat Kembali Borong Lima Juta Saham
[ILUSTRASI. Layanan pengiriman paket SiCepat Ekspres. Per 22 September 2021 Sicepat mengempit 5,75% saham DMMX. DOK/Sicepat]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sicepat Ekspress Indonesia kembali menambah kepemilikannya di PT Digital Mediatama Maxima Tbk. Kali ini jumlah saham DMMX yang diborong perusahaan jasa pengiriman barang itu sebanyak lima juta saham.

Transaksi pembelian saham DMMX oleh Sicepat berlangsung pada 22 September 2021. Harga belinya di Rp 2.830 per saham. Sebagai perbandingan, pada hari itu harga saham DMMX ditutup di Rp 2.800 per saham.

Untuk menebus lima juta saham DMMX itu, Sicepat mesti merogoh kantong sebanyak Rp 14,15 miliar.

 

 

Transaksi pembelian tersebut membuat kepemilikan Sicepat di DMMX bertambah dari 436.955.300 lembar, atau 5,68% menjadi 441.955.300 lembar, setara 5,75%.

Baca Juga: SiCepat Ekspress Kembali Menambah Kepemilikan, Kini Mengempit 5 Persen Saham DMMX

Dalam keterbukaan informasi Kamis (23/9) Direktur Utama DMMX Budiasto Kusuma menyebut, tujuan pembelian saham oleh Sicepat tersebut untuk kepentingan investasi.

Kepemilikan saham DMMX oleh Sicepat pertama kali mencuat pada 27 Mei 2021. Lalu, pada 7 Juni 2021 untuk kali pertama nama Sicepat muncul di daftar kepemilikan efek di atas 5% yang dipublikasikan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Harga saham DMMX belakangan ini memang tengah terkoreksi. Ini berlangsung usai saham DMMX menyentuh rekor harga tertinggi sepanjang sejarah di Rp 3.410 per saham pada 27 Agustus 2021.

Selanjutnya: Saham Treasury PTBA Senilai Rp 691,18 Miliar Diborong Tiga Sekuritas Pelat Merah

 

Bagikan

Berita Terbaru

Kinerja Bank Digital Positif, Apakah Sahamnya Bakal Ikut Naik?
| Minggu, 15 Maret 2026 | 09:00 WIB

Kinerja Bank Digital Positif, Apakah Sahamnya Bakal Ikut Naik?

Perbaikan fundamental belum tercermin pada pergerakan saham emiten bank digital yang cenderung loyo.

Reli Semu Bitcoin: Sempat Melesat ke 73.510, Anjlok Lagi Dihantam Sentimen Perang
| Minggu, 15 Maret 2026 | 08:00 WIB

Reli Semu Bitcoin: Sempat Melesat ke 73.510, Anjlok Lagi Dihantam Sentimen Perang

Data inflasi AS bulan Februari sebesar 2,4% belum memotret dampak riil dari hantaman ekonomi akibat perang AS-Israel versus Iran. 

Jelang Dua Tahun Implementasi PPK dengan Skema FCA, Desakan Evaluasi Semakin Menguat
| Minggu, 15 Maret 2026 | 07:05 WIB

Jelang Dua Tahun Implementasi PPK dengan Skema FCA, Desakan Evaluasi Semakin Menguat

BEI saat ini tengah melakukan evaluasi terhadap Papan Pemantauan Khusus (PPK), yang ditargetkan tuntas pada kuartal II-2026. 

Rupiah Melemah Pekan Ini, Waspada Dampak Geopolitik Global!
| Minggu, 15 Maret 2026 | 06:00 WIB

Rupiah Melemah Pekan Ini, Waspada Dampak Geopolitik Global!

Nilai tukar rupiah tertekan 0,38% ke Rp16.958 di akhir pekan ini. Simak pemicu utama pelemahan dan risiko yang harus diwaspadai.

Ekspansi Ditopang Operasional Modern, Ini Cara BTN Ubah Wajah Layanan
| Minggu, 15 Maret 2026 | 05:19 WIB

Ekspansi Ditopang Operasional Modern, Ini Cara BTN Ubah Wajah Layanan

BTN bisa memberikan layanan full banking services, artinya ada pembiayaan, investasi, transaksi, dan segala macam kebutuhan perbankan lainnya.

Nasib Valas Global: Geopolitik Panas, Dolar AS Makin Perkasa
| Minggu, 15 Maret 2026 | 05:00 WIB

Nasib Valas Global: Geopolitik Panas, Dolar AS Makin Perkasa

Indeks dolar AS menembus 100. Bagaimana peluang EUR, GBP, dan JPY? Pahami risiko dan cara lindungi aset Anda sekarang.

Tekanan Premi Asuransi Jiwa Belum Berhenti
| Minggu, 15 Maret 2026 | 03:20 WIB

Tekanan Premi Asuransi Jiwa Belum Berhenti

Perusahaan asuransi jiwa mengantongi premi sebesar Rp 17,97 triliun pada Januari 2026, alias tergerus 6,15% secara tahunan

Investasi dari Hobi,  Begini Cara Mengubah Koleksi Menjadi Mesin Uang
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:41 WIB

Investasi dari Hobi, Begini Cara Mengubah Koleksi Menjadi Mesin Uang

Seluruh komik yang tadinya dikoleksi Reza kini sudah dijual. Dari situ, justru komik fisik memiliki potensi besar untuk dijadikan aset investasi.

Direktur UUS Bank Pemata Rudy Basyir Ahmad, Penyintas Perang Kini Jadi Direktur
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:00 WIB

Direktur UUS Bank Pemata Rudy Basyir Ahmad, Penyintas Perang Kini Jadi Direktur

Mengikuti perjalanan hidup Rudy Basyir Ahmad hingga jadi Direktur Keuangan dan Direktur UUS Bank Permata​.

Buyback dan Rights Issue TOBA Dinilai Strategis, Sentimen Jangka Pendek Mixed
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:00 WIB

Buyback dan Rights Issue TOBA Dinilai Strategis, Sentimen Jangka Pendek Mixed

Analis menyebut langkah buyback dapat dibaca sebagai sinyal bahwa manajemen melihat valuasi saham TOBA saat ini berada di bawah nilai wajarnya.

INDEKS BERITA

Terpopuler