Berita Bisnis

Heboh Kasus Maybank, Pengawasan Internal Bank Harus Diperkuat

Rabu, 11 November 2020 | 09:01 WIB
Heboh Kasus Maybank, Pengawasan Internal Bank Harus Diperkuat

ILUSTRASI. Kuasa hukum Maybank, Hotman Paris Hutapea melakukan konferensi pers terkait kasus kliennya di Kafe Jetski, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (9/11/2020). Tribunnews/Jeprima

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk, Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Yuwono triatmojo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dugaan pembobolan dana milik nasabah PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII), Winda Lunardi dan ibunya Fioletta Lizzy Wiguna, bergulir di ranah hukum. Maybank Indonesia lewat kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, masih tetap pada pendiriannya, akan menunggu proses hukum sebelum mengganti atau tidak dana nasabah yang hilang.

Alasannya, investigasi internal Maybank menemukan sejumlah kejanggalan dalam kasus ini. "Ini bukan kasus pembobolan sederhana. Dana pada rekening tersebut turut dialirkan tersangka AT kepada ayah Winda yaitu Herman Lunardi," ujar Hotman, Senin (9/11).

Terbaru