ICBP Rilis Obligasi Lagi untuk Bayar Retensi Akuisisi Pinehill, Leverage Masih Aman

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:49 WIB
ICBP Rilis Obligasi Lagi untuk Bayar Retensi Akuisisi Pinehill, Leverage Masih Aman
[ILUSTRASI. Indofood CBP (ICBP) akan kembali menerbitkan obligasi global untuk membayar retensi akuisisi Pinehill sebesar US$ 650 juta. KONTAN/Carolus Agus Waluyo]
Reporter: Herry Prasetyo | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten Grup Salim PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) kembali akan menerbitkan obligasi global alias global bond.

Rencananya,  anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) itu akan menggunakan dana hasil penerbitan global bond untuk membayar nilai retensi yang terutang dalam transaksi akuisisi saham Pinehill Company Limited. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Murni Sadar (MTMH) Incar Pertumbuhan Kinerja 20%
| Senin, 15 Juni 2026 | 07:27 WIB

Murni Sadar (MTMH) Incar Pertumbuhan Kinerja 20%

Ekspansi rumah sakit baru di dalam negeri menjadi fokus perusahaan pada tahun ini, khususnya di lokasi-lokasi strategis.

ESG Unilever (UNVR) Mengiring Transformasi Bisnis dengan Keberlanjutan
| Senin, 15 Juni 2026 | 07:23 WIB

ESG Unilever (UNVR) Mengiring Transformasi Bisnis dengan Keberlanjutan

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencoba mempertahankan pertumbuhan bisnis yang sesuai dengan pilar keberlanjutan. Tertarik jadi investornya?

Awal Pekan di Hari Kejepit, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (15/6)
| Senin, 15 Juni 2026 | 07:09 WIB

Awal Pekan di Hari Kejepit, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (15/6)

Penyesuaian anggaran makan bergizi gratis (MBG) dan Koperasi Desa, memperkuat komitmen pemerintah menjaga defisit anggaran di bawah 3% PDB.

Premi Risiko Indonesia Masih Naik, Investor Makin Selektif
| Senin, 15 Juni 2026 | 06:34 WIB

Premi Risiko Indonesia Masih Naik, Investor Makin Selektif

Di tengah pelemahan nilai rupiah dan masih derasnya arus keluar dana asing sepanjang tahun ini, premi risiko Indonesia ikut meningkat. 

Pekan Krusial Bagi Pasar Modal
| Senin, 15 Juni 2026 | 06:31 WIB

Pekan Krusial Bagi Pasar Modal

Dengan empat hari perdagangan efektif, ada sederet agenda penting yang berpotensi menentukan arah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Kenaikan Saham Bank Masih Bersifat Sementara
| Senin, 15 Juni 2026 | 06:20 WIB

Kenaikan Saham Bank Masih Bersifat Sementara

Reli saham bank besar pekan lalu belum menjadi sinyal pembalikan tren. Meski harga melonjak dua digit, investor asing masih belum kembali 

Kenaikan Harga BBM Menambah Tekanan di Bisnis Kredit Konsumer
| Senin, 15 Juni 2026 | 06:20 WIB

Kenaikan Harga BBM Menambah Tekanan di Bisnis Kredit Konsumer

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akan menambah tekanan pada kredit konsumer di tengah daya beli masyarakat yang kini sudah lesu

Beban Klaim Penjaminan Semakin Berat
| Senin, 15 Juni 2026 | 05:30 WIB

Beban Klaim Penjaminan Semakin Berat

Perusahaan penjaminan membayar klaim Rp 2,75 triliun per April 2026, alias naik 17,45% secara tahunan. 

PT Timah (TINS) Alokasikan Dana Belanja Rp 450 Miliar
| Senin, 15 Juni 2026 | 05:20 WIB

PT Timah (TINS) Alokasikan Dana Belanja Rp 450 Miliar

Keputusan ini sejalan dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menetapkan dividend payout ratio sebesar 50%.

IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Sektor & Saham Ini Cuan Paling Kencang
| Senin, 15 Juni 2026 | 04:50 WIB

IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Sektor & Saham Ini Cuan Paling Kencang

IHSG menguat 7,38% menjadi 6.007,66 dalam sepekan periode 8-12 Juni 2026. IHSG melonjak lagi setelah pekan lalu ditutup pada 5.594,77.

INDEKS BERITA

Terpopuler