IHSG Bertahan di 7.000, Begini Rekomendasi Saham dari Analis

Senin, 08 Agustus 2022 | 05:10 WIB
IHSG Bertahan di 7.000, Begini Rekomendasi Saham dari Analis
[ILUSTRASI. Seorang pria melintasi layar digital pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.]
Reporter: Harian Kontan | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bertahan di atas level 7.000. Analis memberi rekomendasi agar investor saham mewaspadai potensi profit taking.

Kendati begitu, ada kemungkinan IHSG tetap bertahan di atas 7.000. Ini bisa terjadi bila pelaku pasar masih merespons positif data-data ekonomi Indonesia.

Berikut rekomendasi analis untuk sejumlah saham hari ini (8/8).

Indika Energy (INDY)
Harga: Rp 2.770

Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 4.800
Analis: Hasbie, Trimegah Sekuritas

 

 

Bank Jago (ARTO)
Harga: Rp 10.975

Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 13.500
Analis: Fakhrul Arifin, BCA Sekuritas

 

 

Bank Syariah Indonesia (BRIS)
Harga: Rp 1.590

Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 1.800
Analis: Ilham Firdaus, BNI Sekuritas

 

 

Chandra Asri Petrochemical (TPIA)
Harga: Rp 9.250

Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 9.100
Resistance: Rp 9.500
Analis: Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas

 

 

Wijaya Karya (WIKA)
Harga: Rp 980

Rekomendasi: Beli
Target harga: Rp 1.135
Analis: Devi Harjoto, KB Valbury Sekuritas

 

 

Adaro Energy Indonesia (ADRO)
Harga: Rp 3.130

Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 3.400
Analis: Felix Darmawan, Panin Sekuritas

Rekomendasi: Trading buy
Target harga: Rp 4.400
Analis: Fauzan Luthfi Djamal, RHB Sekuritas

 

 

Unilever Indonesia (UNVR)
Harga: Rp 4.720

Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 6.400
Analis: Stevanus Juanda, UOB Kay Hian

Rekomendasi: Hold
Target harga: Rp 4.650
Analis: Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, Mirae Asset Sekuritas

 

 

Nippon Indosari Corporindo (ROTI)
Harga: Rp 1.290

Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 1.600
Analis: Stevanus Juanda, UOB Kay Hian

 

 

Bagikan

Berita Terbaru

Siasat Sido Muncul Meracik Pasar Ekspor
| Rabu, 04 Maret 2026 | 03:30 WIB

Siasat Sido Muncul Meracik Pasar Ekspor

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) membidik pertumbuhan pendapatan dan laba bersih masing-masing 5%–8% pada tahun ini.

Amunisi TPIA dari Danantara dan INA
| Rabu, 04 Maret 2026 | 03:20 WIB

Amunisi TPIA dari Danantara dan INA

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mendapat suntikan US$ 200 juta dari Danantara dan INA untuk mengembangkan pabrik CA-EDC.

Bank Memacu Kredit Lewat Superapp
| Rabu, 04 Maret 2026 | 03:10 WIB

Bank Memacu Kredit Lewat Superapp

​Bank konvensional agresif menyalurkan kredit lewat superapp, memacu pertumbuhan pembiayaan digital di tengah lonjakan permintaan layanan cepat

Pemerintah Perlu Fokus Menjaga Daya Beli
| Rabu, 04 Maret 2026 | 03:10 WIB

Pemerintah Perlu Fokus Menjaga Daya Beli

Pemerintah masih mengkalkulasi terkait efek krisis Timur Tengah yang tengan terjadi terhadap perekonomian domestik.

Wajah Baru OJK
| Rabu, 04 Maret 2026 | 03:10 WIB

Wajah Baru OJK

Jika memang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ingin berbenah, perlindungan konsumen sudah semestinya menjadi prioritas.

Kucuran Kredit Perbankan ke Sektor Batubara Masih Meningkat
| Rabu, 04 Maret 2026 | 03:00 WIB

Kucuran Kredit Perbankan ke Sektor Batubara Masih Meningkat

Penyaluran kredit ke sektor batubara di 2026 diprediksi akan melemah, dipicu kebijakan pemerintah yang berupaya mengendalikan produksi batubara

Mengukur Efek Perang Iran ke Industri Perbankan
| Rabu, 04 Maret 2026 | 03:00 WIB

Mengukur Efek Perang Iran ke Industri Perbankan

​Perang Timur Tengah belum berdampak langsung, tetapi jika berlarut, bisa menekan kredit dan menaikkan risiko NPL.

IHSG Anjlok Parah: Geopolitik Timur Tengah Picu Kekhawatiran Baru
| Rabu, 04 Maret 2026 | 03:00 WIB

IHSG Anjlok Parah: Geopolitik Timur Tengah Picu Kekhawatiran Baru

IHSG anjlok 0,96% ke 7.939,77 dipicu konflik Timur Tengah. Analis proyeksi pelemahan lanjutan, waspadai support krusial.

Risiko Meningkat, Modal Ventura Incar Sektor Defensif
| Rabu, 04 Maret 2026 | 02:50 WIB

Risiko Meningkat, Modal Ventura Incar Sektor Defensif

Pelaku industri modal ventura turut bersiap diri untuk menjaga keberlangsungan bisnis di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah.

Rupiah Terancam: Konflik Timur Tengah Picu Modal Asing Kabur?
| Rabu, 04 Maret 2026 | 02:40 WIB

Rupiah Terancam: Konflik Timur Tengah Picu Modal Asing Kabur?

Konflik Iran-Israel picu risk-off global, membuat investor beralih ke dolar AS. Simak mengapa ini mengancam stabilitas rupiah dan modal asing.

INDEKS BERITA

Terpopuler