IHSG Mencari Arah Jelang Pengumuman The Fed

Selasa, 02 November 2021 | 05:30 WIB
IHSG Mencari Arah Jelang Pengumuman The Fed
[]
Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sempat berada di zona hijau, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin, Senin (1/11) berakhir di zona merah. Indeks turun 0,58% ke level 6.552,89.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Setya Ardiastama mengatakan, penurunan IHSG kemarin imbas dari aksi ambil untung atau profit taking pelaku pasar. Menurut dia, pelaku pasar tidak cukup puas dengan data inflasi yang masih tercatat rendah sepanjang bulan Oktober 2021. Adapun tingkat inflasi Bulan Oktober 2021 sebesar 0,12% secara month-on-month.

Sementara Analis Erdikha Elit Sekuritas Ivan Kasulthan menilai, sentimen yang membebani laju penguatan IHSG di awal bulan ini adalah rencana kebijakan tapering. Federal Reserve akan menggelar rapat pekan ini untuk menegaskan berlakunya tapering.

Untuk Selasa (2/11), Ivan memperkirakan IHSG bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Sentimen yang mempengaruhi pergerakan besok antara lain dari rilis data ekonomi purchasing managers’ index (PMI) manufaktur Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan menunjukkan perlambatan ekspansi manufaktur AS.

Yang masih menjadi perhatian investor yaitu terkait rapat The Fed pekan ini yaitu pada 2-3 November waktu setempat. “Sentimen ini membuat investor masih wait and see menunggu keputusan dari The Fed atas kebijakan tapering yang direncanakan akan dilakukan tahun ini,” terang Ivan.

Ivan memperkirakan IHSG hari ini bergerak pada level support 6.510 dan resistance 6.590. Sejumlah saham yang bisa dicermati antara lain MDKA, FREN, ASSA, dan JPFA.

Sementara Okie memproyeksikan IHSG masih bergerak mixed dengan rentang 6.507-6.631. Saat ini, Okie melihat kecenderungan saham-saham bluechip masih tertekan dalam jangka pendek. “Sehingga kami lebih menyarankan investor untuk wait and see,” terang Okie, kemarin.

 

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Neraca Dagang Indonesia Defisit Pertama Kali dalam 72 Bulan
| Rabu, 01 Juli 2026 | 15:52 WIB

Neraca Dagang Indonesia Defisit Pertama Kali dalam 72 Bulan

Indonesia catat defisit dagang pertama setelah 72 bulan surplus. Impor migas melonjak drastis, ini alasan Anda perlu tahu dampaknya segera.

Kenaikan Harga Bensin Memicu Inflasi Tahunan Juni 3,34%
| Rabu, 01 Juli 2026 | 13:22 WIB

Kenaikan Harga Bensin Memicu Inflasi Tahunan Juni 3,34%

Secara tahunan atau year on year (YoY), inflasi Juni 2026 tercatat sebesar 3,34%, meningkat dari 3,08% pada Mei 2026.

Transaksi BEI Anjlok Hampir 50% dalam Dua Pekan, Likuiditas Pasar Saham RI Mengering
| Rabu, 01 Juli 2026 | 10:25 WIB

Transaksi BEI Anjlok Hampir 50% dalam Dua Pekan, Likuiditas Pasar Saham RI Mengering

Setelah IHSG mengalami tekanan tajam dalam beberapa kesempatan, tingkat kepercayaan investor ritel ikut menurun.

Ada Lelang Frekuensi, Mitratel (MTEL) Bidik Pertumbuhan Kinerja Pada 2026
| Rabu, 01 Juli 2026 | 09:38 WIB

Ada Lelang Frekuensi, Mitratel (MTEL) Bidik Pertumbuhan Kinerja Pada 2026

Emiten menara telekomunikasi ini memproyeksi, kenaikan pendapatan dan EBITDA tahun 2026 mengikuti pertumbuhan industri menara telekomunikasi.​

Laju Saham Kompas100 Belum Maknyus
| Rabu, 01 Juli 2026 | 09:34 WIB

Laju Saham Kompas100 Belum Maknyus

Saham emiten berkapitalisasi besar atau big caps di Bursa Efek Indonesia jadi pemberat kinerja IDX Kompas100 sejak awal 2026.

Ekspektasi Suku Bunga Masih Tinggi, Mirae Asset Kaji Ulang Target IHSG
| Rabu, 01 Juli 2026 | 09:24 WIB

Ekspektasi Suku Bunga Masih Tinggi, Mirae Asset Kaji Ulang Target IHSG

Performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian terpuruk. Mirae Asset Sekuritas berpotensi memangkas target IHSG di 2026. ​

Jalan Terjal Indeks Saham Sektoral
| Rabu, 01 Juli 2026 | 09:18 WIB

Jalan Terjal Indeks Saham Sektoral

Di sepanjang tahun berjalan 2026 atau year to date (YtD), seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja negatif ​

Patriot Bond dan Merah Putih Bond: Perlakuan Super Istimewa dengan Risiko Nyata
| Rabu, 01 Juli 2026 | 08:51 WIB

Patriot Bond dan Merah Putih Bond: Perlakuan Super Istimewa dengan Risiko Nyata

Ketidakpatuhan yang berujung pada peluang memperoleh perlindungan khusus, akan merusak insentif kepatuhan pajak jangka panjang.

Kenaikan Produksi Mendorong Prospek Saham INCO
| Rabu, 01 Juli 2026 | 08:21 WIB

Kenaikan Produksi Mendorong Prospek Saham INCO

Proyek hilirisasi INCO diprediksi dorong laba di 2026. Analis pun memasang rekomendasi beli saham INCO

Rupiah Anjlok Lagi, Mengawali Juli 2026, Simak Prediksi Mata Uang Garuda Hari Ini
| Rabu, 01 Juli 2026 | 08:17 WIB

Rupiah Anjlok Lagi, Mengawali Juli 2026, Simak Prediksi Mata Uang Garuda Hari Ini

Rupiah merosot 0,31% ke Rp 17.907 per dolar AS. Faktor domestik dan arah kebijakan moneter The Fed menjadi penentu pergerakan rupiah. 

INDEKS BERITA

Terpopuler