Kenaikan Produksi Mendorong Prospek Saham INCO
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan harga komoditas hingga ketidakpastian regulasi masih menghantui kinerja emiten nikel. Namun, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) tetap memiliki ruang pertumbuhan di sisa tahun 2026, berkat perbaikan produksi serta akselerasi proyek hilirisasi.
Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas, Adrian Djie menilai, fundamental INCO masih solid. Hal ini tercermin dari kinerja kuartal I-2026 lalu. Pada periode tersebut, INCO membukukan pendapatan US$ 252,66 juta, naik 22% secara tahunan atau year on year (yoy). Sedangkan laba bersih melonjak 100% yoy menjadi US$ 43,61 juta.
