IHSG menghijau, tapi dua indeks sektoral malah lesu darah (27/8)

Rabu, 28 Agustus 2019 | 07:17 WIB
IHSG menghijau, tapi dua indeks sektoral malah lesu darah (27/8)
[ILUSTRASI. IHSG naik, tapi dua indeks sektoral ini malah turun (27/8).]
Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada akhir sesi perdagangan Selasa (27/8) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau. Sempat melemah pada awal perdagangan, IHSG berangsur naik lagi dan ditutup ketika IHSG berada di angka indeks 6.278,17.

Itu berarti dalam tempo 7 jam perdagangan, indeks utama di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini naik 1,02%.

Baca Juga: IHSG melaju 1,02% pada penutupan perdagangan Selasa (27/8)

Kenaikan IHSG itu ternyata sejalan dengan cerahnya cuaca indeks sektoral. Dari 10 indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia, delapan di antaranya positif.

Mereka adalah sektor Industri Dasar (3,36%), Manufaktur (1,44%), Konstruksi (1,25%), Barang Konsumsi (0,99%), Keuangan (0,99%), Infrastruktur (0,96%), Perdagangan (0,48%) dan Tambang (0,05%).

Adapun dua indeks sektoral yang negatif alias turun adalah sektor Pertanian (-1,32%) dan Aneka Industri (-0,39%).

Baca Juga: Kemenkeu: Belum ada alokasi anggaran khusus untuk ibu kota baru di 2020

Tampak bahwa penurunan terdalam perdagangan ini menimpa indeks sektor Aneka Industri. Adapun kenaikan paling tinggi dialami indeks sektor Industri Dasar.

Situasi bursa saham secara menyeluruh bisa terpantau dengan sekali pandang lewat laman Pusat Data KONTAN.

Baca Juga: Manfaatkan tren penurunan suku bunga, Kalbe Farma (KLBF) ajukan pinjaman ke bank.

Bagikan

Berita Terbaru

Prospek Kredit Perbankan Akan Lebih Bergairah
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:30 WIB

Prospek Kredit Perbankan Akan Lebih Bergairah

​Didorong penurunan suku bunga dan program pemerintah, OJK dan BI memproyeksikan kredit perbankan tumbuh hingga dua digit tahun ini,

Nasib Rupiah Awal Pekan: Tertekan Isu Domestik & Global
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:15 WIB

Nasib Rupiah Awal Pekan: Tertekan Isu Domestik & Global

Rupiah melemah hingga 16.887 per dolar AS. Cari tahu alasan di balik tekanan Moodys dan data ketenagakerjaan AS yang memicu gejolak

Korupsi Pajak
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:10 WIB

Korupsi Pajak

Membersihkan institusi perpajakan bukan sekadar agenda antikorupsi, melainkan prasyarat menjaga kepercayaan pasar.

Peringatan Beruntun dari Lembaga Asing Jadi Tekanan IHSG Pekan Ini
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:05 WIB

Peringatan Beruntun dari Lembaga Asing Jadi Tekanan IHSG Pekan Ini

Penurunan peringkat IHSG memperkuat persepsi bahwa daya tarik pasar domestik di mata investor global sedang menurun

Saham Poultry: Momentum Ramadan Dongkrak Laba, Tapi Ada Ancaman!
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:00 WIB

Saham Poultry: Momentum Ramadan Dongkrak Laba, Tapi Ada Ancaman!

Permintaan tinggi saat Ramadan diprediksi untungkan emiten unggas. Namun, kenaikan harga bungkil kedelai dan kebijakan impor baru jadi tantangan

Intervensi Danantara Akan Mendorong Produksi KRAS
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:00 WIB

Intervensi Danantara Akan Mendorong Produksi KRAS

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menjadi salah satu emiten yang mendapat berkah dari proyek Danantara Indonesia

Dorong Produksi, TPIA Rajin Menerbitkan Surat Utang
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:58 WIB

Dorong Produksi, TPIA Rajin Menerbitkan Surat Utang

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V dengan jumlah pokok sebesar Rp 2,25 triliun.​

NPL Perbankan Melandai, Namun Risiko Masih Tetap Mengintai
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:56 WIB

NPL Perbankan Melandai, Namun Risiko Masih Tetap Mengintai

Perbankan sukses menekan kredit bermasalah di akhir 2025. Kualitas aset membaik, apakah ini awal keuntungan investor? Temukan faktanya.

Menimbang Prospek Penghuni IDX80
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:56 WIB

Menimbang Prospek Penghuni IDX80

Prospek tiga saham yang baru masuk IDX30 yaitu BREN, CUAN dan HRTA, masih dibayangi net sell dana asing

BI Memupuk Cadangan Emas Moneter
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:46 WIB

BI Memupuk Cadangan Emas Moneter

Hingga akhir tahun 2025, jumlah cadangan emas moneter Bank Indonesia mencapai 85,53 ton             

INDEKS BERITA

Terpopuler