IHSG Terpapar Sentimen Negatif Virus Corona

Selasa, 11 Februari 2020 | 05:50 WIB
IHSG Terpapar Sentimen Negatif Virus Corona
[ILUSTRASI. Pengunjung beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/2/2020)). IHSG ditutup menguat 0,70 persen atau 41,01 poin ke level 5.925,18 menjelang penutupan perdagangan h]
Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 47,52 poin atau turun 0,79% menuju level 5.952,08 pada penutupan Senin (10/2). Investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 330,42 miliar.

Head of Research Analyst FAC Sekuritas Wisnu Prambudi mengatakan, sentimen negatif dari global terkait kekhawatiran perlambatan ekonomi akibat virus korona masih mendominasi. "Data terakhir, korban meninggal dari virus korona ini mencapai lebih dari 900 orang," kata Wisnu, Senin (20/2).

Padahal, dari domestik, ada beberapa sentimen positif. Misalnya, rilis data cadangan devisa. Namun, pergerakan IHSG masih tersandung sentimen virus korona. Hari ini, Wisnu memperkirakan IHSG masih akan dipengaruhi oleh sentimen virus korona.

Baca Juga: Turun lebih dari 5%, valuasi IHSG terbilang murah di Asia

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menuturkan, IHSG berpotensi kembali menurun, seiring potensi penurunan bursa Asia. IHSG kembali harus menguji support level di posisi 5.940. Bila berhasil bertahan di atasnya, IHSG bisa kembali naik.

William memprediksi, IHSG berpotensi bergerak mixed, cenderung menguat dalam kisaran 5.940-6.000. Sedang Wisnu memprediksi IHSG naik dengan level support 5.927 dan resistance 5.986.

Bagikan

Berita Terbaru

Kredit Siap Melaju di Kuartal Satu
| Senin, 02 Maret 2026 | 03:00 WIB

Kredit Siap Melaju di Kuartal Satu

Ekonom prediksi kredit bank Q1 2026 tumbuh 11% ditopang Ramadan dan proyek pemerintah. Ini detail peluangnya.

Pasar Mobil di Awal Tahun Bergariah, Leasing Tetap Waspada
| Senin, 02 Maret 2026 | 02:50 WIB

Pasar Mobil di Awal Tahun Bergariah, Leasing Tetap Waspada

Industri multifinance masih memilih bersikap hati-hati dengan prospek kinerja pembiayaan kendaraan sepanjang tahun ini. 

Ekonomi Islam Bukan Hanya Label
| Senin, 02 Maret 2026 | 02:44 WIB

Ekonomi Islam Bukan Hanya Label

Ekonomi Islam menawarkan kerangka untuk memperkuat kepercayaan, efisiensi dan keadilan dalam desain pasar.

Bank Kebut Penyaluran KUR, Jaga Risiko NPL Naik di Tengah Ekspansi
| Senin, 02 Maret 2026 | 02:30 WIB

Bank Kebut Penyaluran KUR, Jaga Risiko NPL Naik di Tengah Ekspansi

Pemerintah tetapkan plafon KUR Rp308,41 triliun di 2026. Bank Mandiri dan BPD DIY kejar target penyaluran besar. 

Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) Siapkan Belanja Modal Rp 1,5 Triliun
| Senin, 02 Maret 2026 | 02:20 WIB

Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) Siapkan Belanja Modal Rp 1,5 Triliun

Manajemen akan menggunakan dana belanja modal tahun ini untuk ekspansi jaringan rumah sakit serta penguatan layanan berteknologi tinggi.

BUMN Wajib Pesan Kapal Lewat PT PAL Indonesia
| Senin, 02 Maret 2026 | 02:10 WIB

BUMN Wajib Pesan Kapal Lewat PT PAL Indonesia

Kebijakan ini bukan monopoli melainkan untuk meningkatkan kualitas industri maritim, terutama galangan kapal di Indonesia.

Alokasi Uang Tunai Turun, Digital Kian Dominan
| Senin, 02 Maret 2026 | 02:00 WIB

Alokasi Uang Tunai Turun, Digital Kian Dominan

Beberapa bank besar pangkas alokasi uang tunai hingga triliunan rupiah jelang Lebaran 2026.             

Aset Ritel HSBC Indonesia Diperebutkan 5 Bank Raksasa di Tingkat Regional
| Minggu, 01 Maret 2026 | 16:18 WIB

Aset Ritel HSBC Indonesia Diperebutkan 5 Bank Raksasa di Tingkat Regional

Pada 2022 lalu, HSBC sejatinya sempat menjajaki kemungkinan untuk menggelar IPO bagi unit bisnisnya di Indonesia.​

Iran Tutup Selat Hormuz, Jalur Alternatif dan Bantalan Pasokan Migas Tak Memadai
| Minggu, 01 Maret 2026 | 15:58 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz, Jalur Alternatif dan Bantalan Pasokan Migas Tak Memadai

International Energy Agency (IEA) mencatat, lebih dari 26% perdagangan minyak dunia diangkut melewati selat Hormuz setiap harinya.

Kilau Bisnis Perhiasan Emas di Tahun Kuda Api
| Minggu, 01 Maret 2026 | 12:00 WIB

Kilau Bisnis Perhiasan Emas di Tahun Kuda Api

Data Kementerian Perindustrian menyebut, industri perhiasan nasional ditopang lebih dari 500 pelaku usaha dan sekitar 30.000 toko emas.

INDEKS BERITA

Terpopuler