Ikuti Jejak Fed, Bank Besar di AS Mulai Menaikkan Suku Bunga Dasar Kredit

Kamis, 17 Maret 2022 | 12:11 WIB
Ikuti Jejak Fed, Bank Besar di AS Mulai Menaikkan Suku Bunga Dasar Kredit
[ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas di depan gedung Federal Reserve di Constitution Avenue di Washington, AS, 19 Maret, 2019. REUTERS/Leah Millis]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Bank-bank besar Amerika Serikat pada Rabu mengatakan akan menaikkan suku bunga pinjaman dasar masing-masing seperempat poin persentase. Pernyataan itu muncul beberapa jam setelah Federal Reserve A.S. menaikkan bunga acuannya, dalam upaya untuk menahan inflasi yang sangat tinggi.

Citigroup Inc, Wells Fargo & Co, JPMorgan Chase & Co dan Bank of America Corp mengatakan masing-masing akan menaikkan suku bunga dasar mereka menjadi 3,5% dari 3,25%, efektif pada Kamis.

Pengumuman tersebut menyusul isyarat The Fed untuk melakukan normalisasi kebijakan secara agresif untuk mengekang laju inflasi yang tinggi di AS.

Baca Juga: Naikkan Bunga, Fed Beri Sinyal Akan Agresif Hadang Laju Inflasi  

Bank sentral menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, mencari untuk melawan risiko ekonomi yang ditimbulkan oleh inflasi yang berlebihan dan perang di Ukraina. 

Pembuat kebijakan mengisyaratkan mereka akan mendorong suku bunga dana federal utama ke kisaran 1,75% hingga 2,00% pada akhir 2022.

Bank, yang menghasilkan uang dari selisih antara apa yang mereka peroleh dari pinjaman dan membayar deposito dan dana lainnya, biasanya berkembang dalam lingkungan suku bunga tinggi.

Baca Juga: Harga Emas Naik Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

Dalam perdagangan setelah pasar, saham bank-bank besar AS masing-masing naik antara 3,3% dan 6,6%. 

The Fed menghadapi tugas untuk memetakan arah ekonomi untuk menghadapi kenaikan suku bunga tanpa mengulangi kesulitan gaya tahun 1970-an di mana kenaikan suku bunga bank sentral untuk melawan inflasi mengakibatkan resesi yang curam.

Inflasi, yang mencapai tiga kali lipat dari target Fed 2% dan isu politik yang hangat, telah diperburuk oleh perang di Eropa yang telah menyebabkan lonjakan harga komoditas dan menumpuk tekanan pada rantai pasokan yang sudah rusak.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Panen Megaproyek & Diguyur Utang Rp 4,9 Triliun, Begini Proyeksi Kinerja & Saham KRAS
| Jumat, 06 Maret 2026 | 07:00 WIB

Panen Megaproyek & Diguyur Utang Rp 4,9 Triliun, Begini Proyeksi Kinerja & Saham KRAS

Manajemen KRAS mematok target pertumbuhan pendapatan yang cukup agresif pada tahun ini, yakni di kisaran 20% hingga 30%.

Tiga Emiten Guyur Saham Bonus Triliunan Rupiah, Waspadai Potensi Jebakan Batman
| Jumat, 06 Maret 2026 | 06:07 WIB

Tiga Emiten Guyur Saham Bonus Triliunan Rupiah, Waspadai Potensi Jebakan Batman

Secara teoritis saham bonus yang diterima pemegang saham tidak membuat nilai aset sahamnya bertambah.

Perang Iran Vs AS-Israel Bikin Harga Batubara Membara! Saatnya Serok PTBA & ITMG?
| Jumat, 06 Maret 2026 | 05:45 WIB

Perang Iran Vs AS-Israel Bikin Harga Batubara Membara! Saatnya Serok PTBA & ITMG?

Terbangnya harga batubara dipicu oleh besarnya permintaan impor dari China, yang berpadu dengan gangguan rantai pasokan global.

Pelaporan SPT Belum Separuh dari Target
| Jumat, 06 Maret 2026 | 05:19 WIB

Pelaporan SPT Belum Separuh dari Target

Hingga 5 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, jumlah wajib pajak yang melaporkan SPT Tahunan Pajak 2025 baru mencapai 6 juta wajib pajak

Penerimaan Pajak Februari Diklaim Tumbuh 30%
| Jumat, 06 Maret 2026 | 05:12 WIB

Penerimaan Pajak Februari Diklaim Tumbuh 30%

Ditjen Pajaberharap penerimaan pajak pada tahun ini mencapai target dalam APBN 2026                 

Pergerakan Rupiah: BI Intervensi, Tapi Tetap Sulit Menguat?
| Jumat, 06 Maret 2026 | 04:15 WIB

Pergerakan Rupiah: BI Intervensi, Tapi Tetap Sulit Menguat?

Nilai tukar rupiah Kamis kemarin melemah terhadap dolar AS. Analis memprediksi rupiah berpotensi tertekan lagi Jumat ini

Tambah Modal, Pelayaran Nasional (ELPI) Siap Menggelar Rights Issue
| Jumat, 06 Maret 2026 | 04:05 WIB

Tambah Modal, Pelayaran Nasional (ELPI) Siap Menggelar Rights Issue

Aksi korporasi ini akan dilakukan ELPI dengan menerbitkan maksimal 2,11 miliar saham baru dengan nominal Rp 100 lembar saham. ​

Harga Emas Melonjak, ANTM Bisa Raih Kenaikan Laba di Tahun 2026
| Jumat, 06 Maret 2026 | 04:00 WIB

Harga Emas Melonjak, ANTM Bisa Raih Kenaikan Laba di Tahun 2026

ANTM diprediksi raih laba bersih Rp 11 triliun pada 2026, didukung harga emas & nikel. Simak potensi cuan investor.

Aneka Tambang (ANTM) Meluncurkan Emas Batangan Edisi Lebaran Tahun 2026
| Jumat, 06 Maret 2026 | 03:45 WIB

Aneka Tambang (ANTM) Meluncurkan Emas Batangan Edisi Lebaran Tahun 2026

Produk ini tersedia dalam variasi emas batangan 5 gram serta gift series 1 gram dan 0,5 gram yang diproduksi dengan menggunakan Fine Gold 999,9.

Risiko Kredit Macet Leasing Semakin Buncit
| Jumat, 06 Maret 2026 | 03:40 WIB

Risiko Kredit Macet Leasing Semakin Buncit

Rasio NPF gross multifinance mencapai 2,72% di Januari 2026, meningkat dari akhir tahun lalu yang sebesar 2,51%.

INDEKS BERITA

Terpopuler