Berita Opini

IMF dan Kenaikan Tarif PPN

Oleh Gustofan Mahmud - Peneliti di Pratama Kreston Tax Research Institute
Senin, 06 Desember 2021 | 07:30 WIB
IMF dan Kenaikan Tarif PPN

Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah  Indonesia terus berpaya menggulirkan konsolidasi fiskal. Hal ini dilakukan untuk mengerek penerimaan negara agar bisa kembali ke pakem awal defisit anggaran di 2023, sebesar maksimum 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Salah satu strateginya dengan disahkannya Undang-Undang (RUU) Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) pada 7 Oktober 2021.


Baca juga