Indocement (INTP) Optimistis Penjualan Semen Tiga Roda Bakal Lebih Baik

Senin, 29 Juli 2019 | 05:38 WIB
Indocement (INTP) Optimistis Penjualan Semen Tiga Roda Bakal Lebih Baik
[]
Reporter: Aloysius Brama | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) tetap berkepala dingin kendati mengalami penurunan penjualan pada semester pertama lalu.

Direktur Indocement Antonius Marcos yakin, permintaan semen di paruh kedua tahun ini akan lebih baik.

Pemilihan umum, momen Idulfitri, hingga curah hujan yang masih tinggi di medio Januari-Maret ditengarai manajemen Indocement menjadi sebab penurunan permintaan semen Tiga Roda.

"Dengan tereliminasinya faktor tersebut, kami merasa tidak perlu ada strategi khusus di semester kedua," kata Antonius, Jumat (26/7).

Dia bilang, pada paruh kedua 2019 ini, Indocement akan gencar berkampanye semen ramah lingkungan, semen slag.

Ini adalah semen yang terdiri dari campuran sisa pengolahan biji besi.

Dalam pengolahannya, biji besi tersebut dipanaskan dalam suhu yang relatif rendah dibanding semen biasa, sehingga menekan kebutuhan batubara.

Semen slag milik Indocement sudah digunakan dalam beberapa proyek pembangunan. Salah satunya, proyek pembangunan pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat.

Meski begitu, segmen semen slag ini belum menyumbang kontribusi penjualan yang signifikan pada Indocement.

"Di semester kedua, fokus kami mengampanyekan produk ini agar dikenal pasar dengan baik," kata Antonius.

Pada semester I lalu, Indocement mencatat penjualan semen 7,8 juta ton. Angka ini lebih rendah 4,4% ketimbang semester pertama 2018 yang sebanyak 8,16 juta ton.

Di paruh pertama tahun ini, Indocement sempat memberhentikan dua pabriknya untuk menjaga pasokan tak berlebih.

Sebagai informasi, Indocement mengoperasikan 13 pabrik semen.

"Stabilnya kondisi politik dalam negeri diyakini akan menyingkirkan sikap wait and see dari pasar. Kami optimistis konsumsi semen akan lebih baik dari semester satu," kata Antonius.

Kontan mencatat, tahun ini Indocement menargetkan penjualan semen lebih tinggi sekitar 5%–6% dari tahun lalu. Target itu setara dengan 19 juta ton.

Bagikan

Berita Terbaru

Yield Curve Obligasi Negara Indonesia Mulai Mendatar, Apakah Ini Sinyal Krisis?
| Kamis, 19 Maret 2026 | 15:00 WIB

Yield Curve Obligasi Negara Indonesia Mulai Mendatar, Apakah Ini Sinyal Krisis?

Kurva yield obligasi Indonesia mendatar, menandakan tekanan jangka pendek dan ekspektasi perlambatan ekonomi. 

Sisa THR Nganggur? Putar Saja di Sukuk Ritel SR024, bisa Dipesan Sampai 15 April 2026
| Kamis, 19 Maret 2026 | 14:20 WIB

Sisa THR Nganggur? Putar Saja di Sukuk Ritel SR024, bisa Dipesan Sampai 15 April 2026

Simak simulasi dan cara membeli SR024 yang menawarkan imbalan tetap (fixed rate) hingga 5,55% per tahun.

BEI Libur Sepekan Saat Situasi Penuh Ketidakpastian, Sentimen Ini Perlu Diperhatikan
| Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

BEI Libur Sepekan Saat Situasi Penuh Ketidakpastian, Sentimen Ini Perlu Diperhatikan

Kondisi geopolitik yang panas dan penuh ketidakpastian sepanjang masa liburan membuat pasar saham Indonesia dalam kondisi rawan. 

Genjot Diversifikasi Bisnis Energi Bersih, Prospek Astrindo (BIPI) Semakin Seksi
| Kamis, 19 Maret 2026 | 12:40 WIB

Genjot Diversifikasi Bisnis Energi Bersih, Prospek Astrindo (BIPI) Semakin Seksi

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) terus mempercepat transformasi bisnis dari batu bara menuju energi bersih. 

BBCA Bakal Bagi Dividen Interim Tiga Kali di 2026, Simak Pandangan Analis
| Kamis, 19 Maret 2026 | 12:10 WIB

BBCA Bakal Bagi Dividen Interim Tiga Kali di 2026, Simak Pandangan Analis

Skema dividen kuartalan jadi daya tarik tambahan bagi investor, khususnya yang mengincar cashflow rutin. 

Adi Sarana (ASSA) Catat Pertumbuhan Laba Bersih 81% di Sepanjang 2025
| Kamis, 19 Maret 2026 | 12:07 WIB

Adi Sarana (ASSA) Catat Pertumbuhan Laba Bersih 81% di Sepanjang 2025

Kontribusi terbesar pendapatan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) selama tahun 2025 masih ditopang oleh bisnis logistik. 

Ditopang Penjualan BBM dan Lahan JIIPE, Laba Bersih AKRA Naik Dua Digit Pada 2025
| Kamis, 19 Maret 2026 | 12:02 WIB

Ditopang Penjualan BBM dan Lahan JIIPE, Laba Bersih AKRA Naik Dua Digit Pada 2025

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang tahun buku 2025, baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih.​

Sewa Dahulu, Mobil Listrik Bisa Membawa Cuan Kemudian
| Kamis, 19 Maret 2026 | 11:36 WIB

Sewa Dahulu, Mobil Listrik Bisa Membawa Cuan Kemudian

Mobil listrik menjadi incaran banyak orang saat mudik untuk Lebaran. Cuan pun menanti pengusaha jasa penyewaannya.

 
Saham TKIM Terbang 24% Lawan Arus IHSG, Cek Bocoran Rekomendasi 3 Sekuritas Top!
| Kamis, 19 Maret 2026 | 11:05 WIB

Saham TKIM Terbang 24% Lawan Arus IHSG, Cek Bocoran Rekomendasi 3 Sekuritas Top!

Kombinasi kenaikan harga pulp global, pulihnya keran permintaan ekspor, dan suburnya pertumbuhan e-commerce bakal jadi motor utama penggerak TKIM.

Kawan Lama Solution Hadirkan Fitur B2C di Platform Digital
| Kamis, 19 Maret 2026 | 10:39 WIB

Kawan Lama Solution Hadirkan Fitur B2C di Platform Digital

PT Kawan Lama Solusi (Kawan Lama Solution) memperluas jangkauan bisnisnya dengan menghadirkan fitur B2C pada platform digital kawanlama.com.​

INDEKS BERITA

Terpopuler