Indonesia Says Tesla Strikes $5 Billion Deal to Buy Nickel Products - Media

Senin, 08 Agustus 2022 | 13:35 WIB
Indonesia Says Tesla Strikes $5 Billion Deal to Buy Nickel Products - Media
[ILUSTRASI. Aerial photo of the Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), a nickel downstream industrial area in Morowali, Central Sulawesi Province (22/07/2022). KONTAN/Cheppy A. Muchlis]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA, Aug 8 (Reuters) - U.S. carmaker Tesla TSLA.O has signed contracts worth about $5 billion to buy materials for their batteries from nickel processing companies in Indonesia, a senior cabinet minister told CNBC Indonesia.

Southeast Asia's biggest economy has been trying to get Tesla to set up a production facility in the country, which has major nickel reserves. President Joko Widodo met with Tesla founder Elon Musk earlier this year to drum up investment. Read full story

"We are still in constant negotiation with Tesla ... but they have started buying two excellent products from Indonesia," Coordinating Minister for Maritime and Investment Affairs Luhut Pandjaitan said in an interview broadcast on Monday.

He said Tesla signed a five-year contract with nickel processing companies operating out of Morowali in Sulawesi island. The nickel materials will be used in Tesla's lithium batteries.

Baca Juga: Indonesian GDP Growth Accelerates in Q2, Beats Forecast

Tesla did not immediately respond to a Reuters email seeking comment.

Indonesia is keen to develop electric vehicles and batteries industries at home and had stopped exports of nickel ore to ensure supply for investors. The move had successfully attracted investments from Chinese steel giants and South Korean companies like LG and Hyundai.

However, most nickel investment so far have gone to production of crude metal such as nickel pig iron and ferronickel.

The government plans to impose export tax on these metals to boost revenue while encouraging more domestic production of higher-value products, a senior official told Reuters last week

Bagikan

Berita Terbaru

Progres Pabrik Terbaru Chandra Asri (TPIA) Sudah 50%
| Minggu, 22 Februari 2026 | 03:09 WIB

Progres Pabrik Terbaru Chandra Asri (TPIA) Sudah 50%

Sejumlah pekerjaan utama selesai. Termasuk pemasangan struktur utama pabrik, instalasi jaringan perpipaan, serta persiapan koneksi kelistrikan.

Simalakama Pembatasan Angkutan Barang di Musim Mudik
| Minggu, 22 Februari 2026 | 03:05 WIB

Simalakama Pembatasan Angkutan Barang di Musim Mudik

Pembatasan angkutan barang selama 17 hari saat arus mudik Lebaran digadang-gadang menjadi solusi kemacetan. Namun kebijakan ini punya dampak.

 
Ultrajaya (ULTJ) Siap Manfaatkan Momentum Ramadan untuk Mendongkrak Penjualan
| Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02 WIB

Ultrajaya (ULTJ) Siap Manfaatkan Momentum Ramadan untuk Mendongkrak Penjualan

Emiten produsen makanan dan minuman ini bersiap mendongkrak penjualannya di momentum Ramadan 2026. ​

Memilih Saham Valuasi Murah di Indeks Value30
| Minggu, 22 Februari 2026 | 02:58 WIB

Memilih Saham Valuasi Murah di Indeks Value30

Saham-saham bervaluasi murah yang tergabung dalam indeks IDX Value30, mulai laris manis diburu investor.

Beramal untuk Lingkungan Melalui Deposito ESG
| Minggu, 22 Februari 2026 | 02:50 WIB

Beramal untuk Lingkungan Melalui Deposito ESG

Bank Shinhan Indonesia meluncurkan Deposito ESG, produk simpanan berjangka yang memungkinkan nasabah menyumbang untuk kegiatan lingkungan.

Cuan Terukir Indah di Papan Bunga
| Minggu, 22 Februari 2026 | 02:25 WIB

Cuan Terukir Indah di Papan Bunga

Tak lagi sekadar dekorasi seremonial, papan bunga modern estetik membuka peluang bisnis menjanjikan. 

Harapan Euforia Musiman
| Minggu, 22 Februari 2026 | 02:15 WIB

Harapan Euforia Musiman

BPS mencatat kontribusinya konsisten di atas 50% terhadap Produk Domestik Bruto, sekitar 54% dalam beberapa kuartal terakhir. ​

Ketika Para Investor Berpacu Melawan Laju Inflasi
| Minggu, 22 Februari 2026 | 02:10 WIB

Ketika Para Investor Berpacu Melawan Laju Inflasi

Pertumbuhan inflasi 10 tahun terakhir adalah 32%. Inflasi 10 tahun terakhir cenderung rendah karena pertumbuhan ekonomi juga melambat.

Kunci Investasi Sukses Dirut Trust Sekuritas Gurasa Saigan
| Sabtu, 21 Februari 2026 | 07:00 WIB

Kunci Investasi Sukses Dirut Trust Sekuritas Gurasa Saigan

Krisis moneter 1998 menghantam portofolio Gurasa Saigan. Temukan mengapa ia memilih tidak cut loss dan strategi yang ia terapkan.

 RI-AS Teken Perjanjian, Stop Impor Tetap Jalan
| Sabtu, 21 Februari 2026 | 06:12 WIB

RI-AS Teken Perjanjian, Stop Impor Tetap Jalan

Kementerian ESDM menegaskan, penghentian impor solar, bensin dan avtur di luar kesepakatan dagang dengan pihak AS

INDEKS BERITA