Industri Otomotif Butuh Insentif untuk Tetap Melaju
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja industri dan pasar otomotif nasional melandai di sepanjang 2025. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) maupun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) kompak memproyeksikan tingkat penjualan mobil selama tahun 2025 tidak akan menembus level psikologis 800.000 unit.
Artinya, penjualan mobil pada tahun lalu akan lebih rendah dibandingkan 2024. Gaikindo mencatat penjualan wholesales mobil (pabrik ke diler) hingga November 2025 baru mencapai 739.977 unit, atau turun 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: Pasar Mobil Konvensional Terpukul, Mobil Listrik Masih Sulit Merakyat
