Ini 10 saham LQ45 dengan PER Tertinggi dan Terendah (13 Mei 2019)

Selasa, 14 Mei 2019 | 05:07 WIB
Ini 10 saham LQ45 dengan PER Tertinggi dan Terendah (13 Mei 2019)
[]
Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berikut daftar 10 saham LQ45 dengan price earning ratio (PER) terendah dan tertinggi, setelah penutupan perdagangan 13 Mei 2019.

Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil PER saham, semakin murah saham itu dibanding saham-saham dalam sektor sejenis. Sebaliknya, semakin tinggi PER suatu saham, secara relatif semakin mahal pula saham tersebut dibanding saham lain dalam sektor yang sama.

Namun, tentu saja, masih banyak faktor lain yang patut diperhitungkan selain PER sebelum seorang investor mengambil keputusan investasi.

10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
Kode Harga (10/5) Harga (13/5) PBV PER
SRIL 332 322 0.85 4.13
ITMG 17.450 17.775 1.43 5.29
MNCN 885 885 1.15 5.78
ADRO 1.265 1.250 0.64 5.90
PTBA 3.080 2.940 1.93 7.44
UNTR 26.250 25.525 1.59 7.80
TKIM 7.775 7.000 1.19 7.98
INKP 6.450 6.175 0.62 8.11
ELSA 358 350 0.76 8.33
BBTN 2.390 2.310 1.00 8.46
         
10 Saham LQ45 dengan PER Tertinggi
Kode Harga (10/5) Harga (13/5) PBV PER
EXCL 2.930 2.760 1.60 131.43
BRPT 3.990 3.990 1.81 67.63
SMGR 11.150 10.475 1.83 57.87
UNVR 44.200 43.600 36.70 47.55
INTP 19.450 19.100 2.98 44.32
TPIA 5.525 5.375 3.74 36.32
HMSP 3.510 3.490 10.51 30.88
BBCA 28.050 28.050 4.35 28.54
KLBF 1.445 1.440 4.26 28.24
ANTM 745 730 0.88 25.17


Sumber: RTI

Disclaimer: Informasi ini bukan dimaksudkan sebagai rekomendasi, melainkan bertujuan edukasi semata. Investasi/trading saham merupakan investasi/trading berisiko yang menuntut keahlian analisis fundamental maupun teknikal. Segala risiko yang timbul berkaitan dengan penggunaan informasi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor/trader sendiri.

Bagikan

Berita Terbaru

Kredit Properti Diprediksi Bangkit Ditopang Insentif
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:50 WIB

Kredit Properti Diprediksi Bangkit Ditopang Insentif

​Setelah lesu dan dibayangi kenaikan risiko kredit, kredit properti diprediksi bangkit pada 2026, ditopang insentif pemerintah.

Setelah Al Time High, Siap-Siap Long Weekend, Simak Dulu Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:45 WIB

Setelah Al Time High, Siap-Siap Long Weekend, Simak Dulu Rekomendasi Saham Hari Ini

Penguatan IHSG sejalan pergerakan indeks bursa di regional. Indeks bursa Jepang, yakni Nikkei225 juga mencetak rekor tertinggi. 

Kini Jadi Peluang Cuan, Cek 19 Saham Papan Pemantauan Khusus yang Ngegas di Awal 2026
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:43 WIB

Kini Jadi Peluang Cuan, Cek 19 Saham Papan Pemantauan Khusus yang Ngegas di Awal 2026

Sebagian besar saham di daftar ini masuk Papan Pemantauan Khusus dan diperdagangkan dengan mekanisme FCA karena kriteria 1 dan 7.

Victoria Care Indonesia (VICI) Tidak Memenuhi Target Kinerja di Tahun 2025
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:32 WIB

Victoria Care Indonesia (VICI) Tidak Memenuhi Target Kinerja di Tahun 2025

Kondisi perekonomian dan persaingan industri yang kurang kondusif sepanjang tahun 2025 menjadi salah satu faktor utama.

Laju Pertumbuhan Diramal Bakal Mengalami Pemulihan
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:30 WIB

Laju Pertumbuhan Diramal Bakal Mengalami Pemulihan

​Turunnya suku bunga mulai menghidupkan kredit konsumer. Pemulihan diproyeksi berlangsung bertahap, dengan KPR dan kredit KKB jadi penopang utama.

Aduan Konsumen Masih Marak di Sepanjang 2025
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:25 WIB

Aduan Konsumen Masih Marak di Sepanjang 2025

Melaporkan telah menerima sebanyak 1.977 pengaduan konsumen di sepanjang 2025, yang terdiri dari laporan individu dan kelompok.

Cicilan Masih Seret Saat Belanja Mulai Gerak
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:20 WIB

Cicilan Masih Seret Saat Belanja Mulai Gerak

​Daya beli mulai pulih, tapi dompet rumah tangga belum lega. NPL kredit justru naik dengan kartu kredit jadi alarm paling keras tekanan arus kas.

Berharap Insentif Pemerintah Mendorong Laju Kredit UMKM
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:10 WIB

Berharap Insentif Pemerintah Mendorong Laju Kredit UMKM

Di tengah tekanan kredit UMKM, insentif pemerintah diharapkan menjadi penopang pemulihan pembiayaan usaha wong cilik

Rial Terpuruk
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:10 WIB

Rial Terpuruk

Bagi Indonesia, krisis Iran menjadi pengingat penting akan rapuhnya stabilitas mata uang ketika kepercayaan publik dan pelaku pasar tergerus.

Kinerja Emiten BUMN Karya Dibayangi Beban Utang dan Katalis Merger
| Kamis, 15 Januari 2026 | 06:03 WIB

Kinerja Emiten BUMN Karya Dibayangi Beban Utang dan Katalis Merger

Kinerja emiten BUMN Karya masih tertahan oleh rencana merger dan restrukturisasi, tapi, ada ruang pemulihan di tahun 2026

INDEKS BERITA

Terpopuler