Inilah penyebab daging ayam murah
KONTAN.CO.ID - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tak hanya membuat pusing pengusaha kakap di gedongan. Pengusaha ayam petelur mandiri di pinggiran Jawa Timur juga turut pening melihat fluktuasi nilai tukar. Saat rupiah loyo, peternak ayam harus merogoh kantong lebih dalam untuk beli bahan baku pakan yang sebagian impor.
Rasa berdebar-debar menanti pergerakan nilai rupiah itu diceritakan oleh Agus Suyono, peternak ayam petelur di Blitar, Jawa Timur. Sejak empat bulan belakangan, Agus senantiasa menyimak pergerakan nilai tukar rupiah. Jika rupiah tergencet, Agus mesti berhitung modal produksi telurnya. “Karena 80% biaya produksi ayam petelur dari pakan,” cerita Agus kepada KONTAN.
