Injeksi Likuiditas Belum Tentu Redam Imbal Hasil
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Eskalasi konflik Timur Tengah turut mengerek imbal hasil (yield) surat berharga negara (SBN). Kondisi ini mempengaruhi ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 lantaran turut memperbesar defisit anggaran tahun ini.
Pada Kamis (26/3), yield SBN tenor 10 tahun berada di level 6,85%. Imbal hasil tersebut melonjak dari posisi awal tahun yang sekitar 6,12%. Bahkan, level tersebut mendekati asumsi dalam APBN 2026 yang dipatok sebesar 6,9%.
