Insentif Keringanan Pembayaran Listrik dari Kementerian Perindustrian

Jumat, 12 Juni 2020 | 08:50 WIB
Insentif Keringanan Pembayaran Listrik dari Kementerian Perindustrian
[ILUSTRASI. Petugas PLN Unit Induk Pusat Pengaturan Beban (UIP2B) Gandul melakukan inspeksi harian berupa thermovisi atau pengukuran suhu panas pada paralatan kelistrikan yang ada di UIP2B Gandul Depok, Jawa Barat, Kamis (23/5/2019). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc.]
Reporter: Agung Hidayat | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemperin) menyiapkan insentif atau stimulus tambahan bagi sektor industri yang terimbas Covid-19. Insentif itu antara lain keringanan pembayaran listrik.

Insentif tadi berupa penghapusan biaya minimum untuk 40 jam pemakaian listrik, termasuk bagi pelanggan industri premium yang memakai listrik 233 jam pada periode berlangganan 1 April hingga 31 Desember 2020.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Geopolitik Guncang IHSG: Saham Emas & Energi Jadi Penyelamat?
| Selasa, 03 Maret 2026 | 03:00 WIB

Geopolitik Guncang IHSG: Saham Emas & Energi Jadi Penyelamat?

Ketegangan geopolitik membuat IHSG anjlok dalam sepekan terakhir. Peluang justru muncul di sektor energi dan tambang emas.

Manufaktur Melaju, Risiko Global Mengintai
| Selasa, 03 Maret 2026 | 03:00 WIB

Manufaktur Melaju, Risiko Global Mengintai

PMI manufaktur Indonesia mencapai 53,8, level tertinggi dua tahun. Lonjakan permintaan domestik & ekspor jadi pemicu utama.

Laba Emiten CPO Grup Salim Melejit: LSIP & SIMP Panen Untung 2025
| Selasa, 03 Maret 2026 | 03:00 WIB

Laba Emiten CPO Grup Salim Melejit: LSIP & SIMP Panen Untung 2025

LSIP dan SIMP Grup Salim membukukan laba bersih melonjak 28% dan 33% di 2025. Peningkatan harga dan volume CPO jadi pendorong utama.

Menakar Peluang dan Tantangan Implementasi Universal Banking
| Selasa, 03 Maret 2026 | 03:00 WIB

Menakar Peluang dan Tantangan Implementasi Universal Banking

OJK usul universal banking, bank bisa jadi one-stop layanan keuangan; potensi diversifikasi besar, tapi risiko kompleks menanti.

Pemangkasan RKAP Batubara Ancam Bisnis Asuransi
| Selasa, 03 Maret 2026 | 02:50 WIB

Pemangkasan RKAP Batubara Ancam Bisnis Asuransi

Wacana pemangkasan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batubara bisa ikut berdampak pada perusahaan asuransi

Free Float, Transparansi dan Teori Bikini
| Selasa, 03 Maret 2026 | 02:48 WIB

Free Float, Transparansi dan Teori Bikini

Kepercayaan pasar tak dibangun oleh keterbukaan yang absolut, melainkan oleh keyakinan bahwa pasar dapat diakses dan berfungsi secara konsisten.

Skandal Kredit Menekan Kinerja Keuangan Bank
| Selasa, 03 Maret 2026 | 02:45 WIB

Skandal Kredit Menekan Kinerja Keuangan Bank

Skandal dan fraud tekan bank, likuiditas tergerus; upaya perbaikan kinerja dan pemulihan kepercayaan jadi kunci 2026

Surplus Dagang Januari Kian Menipis
| Selasa, 03 Maret 2026 | 02:40 WIB

Surplus Dagang Januari Kian Menipis

Surplus dagang Indonesia menyusut tajam di Januari 2026, meski tren positif 69 bulan berlanjut.         

Kinerja CMRY 2025 Apik, Simak Dampak ke Harga Sahamnya
| Selasa, 03 Maret 2026 | 02:30 WIB

Kinerja CMRY 2025 Apik, Simak Dampak ke Harga Sahamnya

Pendapatan CMRY meningkat 18,82% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp 10,72 triliun pada 2025, dari Rp 9,02 triliun pada tahun sebelumnya.

Konflik Timur Tengah Tekan Ekonomi
| Selasa, 03 Maret 2026 | 02:30 WIB

Konflik Timur Tengah Tekan Ekonomi

Pemerintah siapkan strategi diversifikasi pasokan minyak untuk jaga ekonomi 2026.                        

INDEKS BERITA

Terpopuler