Investasi Emas Fisik atau Digital, Ini Pertimbangannya!
KONTAN.CO.ID - Sebelum memilih menabung emas digital atau emas fisik, tentu bandingkan kelebihan dan risikonya lebih dulu.
KONTAN.CO.ID - Sebelum memilih menabung emas digital atau emas fisik, tentu bandingkan kelebihan dan risikonya lebih dulu.
Investor mulai melihat TLKM sebagai eksposur ke infrastruktur digital berkualitas tinggi, namun pasar menunggu realisasi kontribusi bisnis digital
Tekanan depresiasi rupiah terhadap kinerja INDF dan ICBP berpotensi muncul lantaran ketergantungan perusahaan terhadap bahan baku impor.
PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mulai melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham maksimal Rp 250 miliar sejak Rabu (20/5).
PT RMK Energy Tbk (RMKE) berencana menggelar aksi pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:5.
Pada 2025, EXCL membukukan rugi Rp 4,42 triliun, berbalik dari laba bersih Rp 1,81 triliun pada 2024.
Kini, emiten infrastruktur menara telekomunikasi milik Grup Djarum itu tinggal menunggu pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kenaikan BI rate dan pelemahan rupiah bisa jadi bandul pemberat kinerja emiten properti. Terutama, emiten yang memiliki utang dalam dolar AS.
BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia berpotensi menekan margin emiten tambang. Pahami risiko kerugian selisih kurs dan biaya tambahan.
Kekuatan dolar AS, imbal hasil obligasi AS, arus keluar dana asing, dan kekhawatiran terhadap kondisi fiskal domestik masih menjadi tekanan utama.
Kenaikan suku bunga acuan 50 basis poin menjadi 5,25% di atas ekspektasi mengerek biaya modal serta menekan valuasi saham.