Hanya Rp 10.000 selama 30 hari untuk berita pilihan, independen, dan inspiratif
Berita Bisnis

ISAT dan Tri Merger, Ada Potensi Pengembalian Frekuensi Kepada Negara

Rabu, 13 Januari 2021 | 16:10 WIB
ISAT dan Tri Merger, Ada Potensi Pengembalian Frekuensi Kepada Negara

ILUSTRASI. Hingga kini baik ISAT maupun Tri belum melaporkan rencana merger kepada Kementerian Kominfo. KONTAN/Daniel Prabowo/03/04/2007

Reporter: Amalia Nur Fitri, Azis Husaini | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proses merger antara PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri) masih berjalan. Rencana konsolidasi itu boleh jadi memuat konsekuensi berupa pengembalian frekuensi kepada negara.

Menurut Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 Tentang Telekomunikasi, frekuensi adalah milik negara. Jika operator telekomunikasi berhenti karena alasan apapun termasuk diakuisisi oleh pihak lain, frekuensinya harus dikembalikan kepada negara.

Ini Artikel Spesial
Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.
Login
ATAU

Baca juga