Israel Menjadi Batu Sandungan Indonesia untuk Masuk Klub Negara OECD

Rabu, 17 April 2024 | 04:23 WIB
Israel Menjadi Batu Sandungan Indonesia untuk Masuk Klub Negara OECD
[ILUSTRASI. Pemerintah Indonesia bertemu dengan Delegasi OECD untuk membahas progres bergabungnya Indonesia dalam organisasi multilateral tersebut pada Rabu (29/2) di Jakarta.]
Reporter: Arif Ferdianto, Aurelia Lucretie, Vendy Yhulia Susanto | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Untuk menjadi anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) atau Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan, Indonesia disebut-sebut  perlu menjalin hubungan diplomatik dengan semua anggota OECD, termasuk dengan Israel.  Syarat ini bakal menjadi batu sandungan bagi Indonesia.

Sebagai catatan, beberapa waktu lalu tersiar kabar bahwa Israel menolak peluang Indonesia menjadi anggota OECD. Belakangan Israel membuka peluang bagi Indonesia untuk menormalisasi hubungan antar kedua negara. Apakah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel adalah salah satu syarat untuk menjadi anggota OECD? 

Baca Juga: Harga Saham Emiten Emas Melambung, Seiring Perburuan Emas Saat Konflik Iran-Israel

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Rasio Pembagian Dividen Turun, Prospek Laba Kalbe Farma (KLBF) Tetap Sehat
| Rabu, 03 Juni 2026 | 06:46 WIB

Rasio Pembagian Dividen Turun, Prospek Laba Kalbe Farma (KLBF) Tetap Sehat

Besaran dividen PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mencerminkan rasio pembayaran atau payout ratio sekitar 26% dari laba bersih 2025.​

Kinerja Reksadana Anjlok Mei 2026: Ini Penyebab Saham & Obligasi Tertekan
| Rabu, 03 Juni 2026 | 06:45 WIB

Kinerja Reksadana Anjlok Mei 2026: Ini Penyebab Saham & Obligasi Tertekan

Reksadana pasar uang membukukan imbal hasil 0,27% mom Mei 2026. Kelas aset ini jadi penyelamat di tengah gejolak. Simak perbandingan kinerjanya!

Saham-Saham Eks MSCI Kompak Terbang Hingga ARA, Tren Baru atau Hanya Relief Rally?
| Rabu, 03 Juni 2026 | 06:38 WIB

Saham-Saham Eks MSCI Kompak Terbang Hingga ARA, Tren Baru atau Hanya Relief Rally?

Setidaknya akan ada dua kebijakan dari MSCI dan FTSE pada Juni 2026 yang mesti dicermati pelaku pasar.

Saham Energi Masih Sulit Unjuk Gigi
| Rabu, 03 Juni 2026 | 06:31 WIB

Saham Energi Masih Sulit Unjuk Gigi

Saham emiten batubara menjadi pemberat laju kinerja indeks energi sejak awal tahun 2026 atau year to date.

Lonjakan Impor Mengikis Surplus Neraca Dagang
| Rabu, 03 Juni 2026 | 06:29 WIB

Lonjakan Impor Mengikis Surplus Neraca Dagang

Surplus neraca perdagangan April 2026 US$ 89,1 juta, terendah sejak Mei 2020                        

Saham Konglomerat Mulai Bertaring
| Rabu, 03 Juni 2026 | 06:20 WIB

Saham Konglomerat Mulai Bertaring

Saham emiten konglomerasi berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia, mulai menopang laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). 

Cermin Kepercayaan
| Rabu, 03 Juni 2026 | 06:10 WIB

Cermin Kepercayaan

Pelemahan rupiah bukan sekadar persoalan kurs, melainkan penurunan daya beli dan kualitas hidup masyarakat.

Ancaman Inflasi Tinggi Membayangi Daya Beli
| Rabu, 03 Juni 2026 | 06:10 WIB

Ancaman Inflasi Tinggi Membayangi Daya Beli

Inflasi Mei 2026 kembali menembus level 3% akibat kenaikan harga pangan dan energi                  

Unilever Tbk  (UNVR) Hadapi Perang Harga, Ini Strateginya Untuk Jaga Profitabilitas
| Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00 WIB

Unilever Tbk (UNVR) Hadapi Perang Harga, Ini Strateginya Untuk Jaga Profitabilitas

Tekanan biaya bahan baku, rupiah, hingga boikot membayangi UNVR. Analis JP Morgan beri rekomendasi underweight. Simak rekomendasinya

Potensi Penurunan Tarif Penerbangan
| Rabu, 03 Juni 2026 | 05:35 WIB

Potensi Penurunan Tarif Penerbangan

INACA menegaskan kebijakan penyesuaian tarif tambahan atau fuel surcharge sepenuhnya mengacu pada regulasi yang berlaku. 

INDEKS BERITA

Terpopuler