Berita Global

Izin PLTN di Jepang Lebih Ketat Pasca Fukushima, Operasi Reaktor Kini Tak Sampai 20%

Kamis, 03 Maret 2022 | 16:49 WIB
Izin PLTN di Jepang Lebih Ketat Pasca Fukushima, Operasi Reaktor Kini Tak Sampai 20%

ILUSTRASI. Total reaktor yang beroperasi di Jepang sebesar 6.190 MW dari total ketersediaan 33.083 MW gabungan perusahaan. Gambar diambil 13 Februari 2021. Kyodo/via REUTERS

Reporter: Anastasia Lilin Y | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Perizinan operasi pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Jepang lebih ketat pasca bencana Fukushima. Saat ini, total reaktor yang beroperasi sebesar 6.190 megawatt (MW) dari total ketersediaan 33.083 MW yang merupakan gabungan dari sembilan perusahaan.

Kansai Electric Power Co Inc telah menutup reaktor nomor 3 di PLTN Takahama, Jepang bagian barat. Penutupan PLTN yang memiliki reaktor 870 MW itu, seiring dengan rencana pemeliharaan dan pengisian bahan bakar. "(Perusahaan) berencana untuk memulai kembali (operasi) pada pertengahan Mei," kata Juru Bicara Kansai Electric Power.

Terbaru