Jababeka (KIJA) Melihat Peluang Pasar Properti untuk Usaha

Jumat, 04 September 2026 | 07:53 WIB
Jababeka (KIJA) Melihat Peluang Pasar Properti untuk Usaha
[ILUSTRASI. Jababeka (KIJA) Andalkan Bizpark untuk Tangkap Pasar Properti Usaha (Dok/PT Jababeka Tbk (KIJA))]
Reporter: Vina Elvira | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Graha Buana Cikarang, anak usaha PT Jababeka Tbk (KIJA) melihat peluang pertumbuhan pasar properti usaha seiring meningkatnya aktivitas industri dan bisnis di kawasan Jababeka.

Salah satu produk yang dikembangkan untuk menangkap kebutuhan tersebut adalah Jababeka Bizpark, bangunan multiguna yang ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 1,65 miliar. Jababeka Bizpark menyasar pelaku usaha yang membutuhkan ruang dengan fungsi fleksibel, baik untuk penyimpanan, produksi, distribusi maupun aktivitas komersial. Fleksibilitas tersebut juga memungkinkan ruang di dalam bangunan dikembangkan hingga tiga lantai dengan memanfaatkan ceiling yang tinggi.

Baca Juga: Jababeka (KIJA) Genjot Penjualan Lahan Industri

Direktur PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini mengatakan, kebutuhan ruang usaha tidak hanya datang dari bisnis baru, tetapi juga perusahaan yang telah beroperasi di kawasan Jababeka dan membutuhkan ruang tambahan untuk ekspansi.

"Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus apresiasi bagi kami, Jababeka Bizpark hadir di momentum yang tepat, ketika kebutuhan terhadap ruang usaha yang fleksibel semakin meningkat. Kami melihat pertumbuhan tidak hanya datang dari bisnis-bisnis baru, tetapi juga dari perusahaan yang telah beroperasi di kawasan Jababeka dan terus melakukan ekspansi," ungkapnya, Selasa (1/9).

Menurut perusahaan, potensi tersebut turut ditopang oleh ekosistem Kota Jababeka yang telah berkembang selama lebih dari tiga dekade sebagai kawasan industri dan kota mandiri.

Saat ini, Kota Jababeka menjadi rumah bagi lebih dari 2.000 perusahaan dan sekitar 1,2 juta jiwa. Kawasan tersebut juga didukung empat akses tol serta Cikarang Dry Port yang memperkuat konektivitas dan aktivitas logistik.

Ekosistem ini menjadi salah satu nilai tambah bagi pelaku usaha maupun investor karena ditopang infrastruktur, konektivitas, sumber daya manusia yang telah terbentuk.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Genjot Kinerja, JPFA Tebar Belanja Modal Rp 4 Triliun
| Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Genjot Kinerja, JPFA Tebar Belanja Modal Rp 4 Triliun

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) memproyeksikan belanja modal atau capital expenditure (capex) di sepanjang 2026 akan melampaui Rp 4 triliun.

AMMN Mulai Eksekusi Aksi Buyback Saham Rp 1 Triliun
| Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:46 WIB

AMMN Mulai Eksekusi Aksi Buyback Saham Rp 1 Triliun

Aksi korporasi ini akan berlangsung selama tiga bulan dan dimulai pada Kamis 22 Oktober 2026 hingga 22 Januari 2027.​

TLDN Bayar Dividen Interim Tahun 2026 Rp 258,9 Miliar
| Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:42 WIB

TLDN Bayar Dividen Interim Tahun 2026 Rp 258,9 Miliar

Kemarin, emiten perkebunan sawit tersebut telah melaksanakan pembayaran dividen interim tahun 2026 senilai Rp 258,93 miliar dari buku tahun 2026. 

Waspadai Kenaikan Inflasi Pangan Imbas El Nino
| Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Waspadai Kenaikan Inflasi Pangan Imbas El Nino

Pada September 2026 lalu, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2026 mencapai 3,28% secara tahunan

Penjualan Tiap Toko Membaik, Prospek ACES Semakin Ciamik
| Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Penjualan Tiap Toko Membaik, Prospek ACES Semakin Ciamik

Pertumbuhan SSSG PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) di sembilan bulan 2026 berbalik dari kontraksi 3,6% yoy pada periode sama di tahun 2025.

Alokasi Anggaran Rekening Gratis Rp 1,28 Triliun
| Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Alokasi Anggaran Rekening Gratis Rp 1,28 Triliun

Alokasi anggaran tersebut lebih rendah dibandingkan perkiraan pemerintah sebelumnya yang sebesar Rp 3,8 triliun

Pengecualian HSC Belum Menjawab Tuntutan MSCI
| Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:29 WIB

Pengecualian HSC Belum Menjawab Tuntutan MSCI

Kekhawatiran MSCI bukan lagi mengenai perhitungan IHSG. Tapi transparansi kepemilikan, dugaan coordinated trading dan lemahnya penegakan hukum. ​

Biaya Utang Pemerintah Semakin Mahal
| Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Biaya Utang Pemerintah Semakin Mahal

Pemerintah memiliki sisa penerbitan surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 302 triliun di kuartal IV-2026

Angin Segar dari Aksi Beli Danantara
| Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Angin Segar dari Aksi Beli Danantara

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menyatakan mulai masuk ke pasar saham. 

Penjualan Tumbuh, Laba Bersih Unilever (UNVR) Menanjak 25%
| Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:14 WIB

Penjualan Tumbuh, Laba Bersih Unilever (UNVR) Menanjak 25%

Penjualan UNVR meningkat 7,2% year on year (yoy) menjadi Rp 25,8 triliun. Sedangkan laba bersih mencapai Rp 4,2 triliun, melonjak 25,96% yoy.

INDEKS BERITA

Terpopuler