Jurus AirAsia Group Menghadapi Turbulensi Ekonomi
JAKARTA. Induk PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP), AirAsia Group Berhad, menegaskan kembali komitmennya untuk menjalankan bisnis secara fokus dan terukur di tengah kondisi industri penerbangan saat ini.
Group CEO AirAsia Group Bo Lingam menyatakan, industri penerbangan global masih menghadapi tantangan, termasuk ketidakpastian geopolitik, fluktuasi harga bahan bakar, tekanan biaya, serta perubahan dinamika pasar. Tantangan tersebut bersifat luas dan tidak hanya dihadapi oleh AirAsia. Selama 25 tahun perjalanan, AirAsia telah menghadapi berbagai krisis, dengan pandemi Covid-19 menjadi salah satu tantangan terberat. "Kondisi saat ini berbeda karena masyarakat masih dapat bepergian dan aktivitas perjalanan tetap berlangsung," ungkap Bo dalam rilis resmi, Jumat (18/9).
