Jutaan Hektare Kebun Sawit di Kawasan Hutan Bakal Legal

Sabtu, 24 Juni 2023 | 06:05 WIB
Jutaan Hektare Kebun Sawit di Kawasan Hutan Bakal Legal
[]
Reporter: Fahriyadi, Lailatul Anisah | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kisruh soal perkebunan sawit yang berada di kawasan hutan dalam waktu dekat bakal selesai. Pasalnya, pemerintah sedang mengupayakan penyelesaian masalah tumpang tindih kebun sawit dan kawasan hutan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan bilang, saat ini ada 3,3 juta hektare (ha) kebun sawit ada di kawasan hutan, yang pemerintah upayakan penyelesaiannya melalui Undang Undang Cipta Kerja (UUCK).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Evaluasi Layanan Ibadah Haji
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:00 WIB

Evaluasi Layanan Ibadah Haji

Usai puncak haji Kementerian Haji dan Umrah memetakan sejumlah masukan hingga rekomendasi untuk layanan ibadah haji berikutnya.

Asuransi Bidik Peluang dari Kenaikan Imbal Hasil
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:00 WIB

Asuransi Bidik Peluang dari Kenaikan Imbal Hasil

Imbal hasil domestik naik, perusahaan asuransi bidik peluang investasi lebih tinggi. Pelajari strategi mereka untuk meraup keuntungan.

IHSG Anjlok Parah Sentuh Level Kritis 5.342, ke Mana Hari Ini (9/6)?
| Selasa, 09 Juni 2026 | 04:50 WIB

IHSG Anjlok Parah Sentuh Level Kritis 5.342, ke Mana Hari Ini (9/6)?

IHSG anjlok 4,52% ke 5.342,14, akumulasi pelemahan 12,82% dalam 5 hari. Ketegangan global dan rupiah melemah jadi pemicu.

Industri Rokok Protes Rencana Kemasan Polos
| Selasa, 09 Juni 2026 | 04:30 WIB

Industri Rokok Protes Rencana Kemasan Polos

Penerapan kemasan polos akan menghilangkan daya saing produk serta hak atas merek dagang dan desain kemasan yang selama ini dilindungi

Tak Kuasa Mengerek Harga, Margin Pebisnis Terkikis
| Selasa, 09 Juni 2026 | 04:05 WIB

Tak Kuasa Mengerek Harga, Margin Pebisnis Terkikis

Selain rupiah yang telah melemah 8% sejak awal tahun, sejumlah indikator lain turut menambah kecemasan pelaku usaha, seperti solar industri.

Said Iqbal Masuk Istana! Outsourcing Mau Dihapus? Ini Agenda Besarnya untuk Buruh
| Selasa, 09 Juni 2026 | 00:23 WIB

Said Iqbal Masuk Istana! Outsourcing Mau Dihapus? Ini Agenda Besarnya untuk Buruh

Ini bukan berarti tidak pro terhadap pengusaha. Dunia usaha juga harus diberi ruang untuk berkembang dan mendapatkan keuntungan.

ESG Autopedia (ASLC): Mengandalkan Kepercayaan untuk Jaga Pangsa Pasar
| Senin, 08 Juni 2026 | 09:52 WIB

ESG Autopedia (ASLC): Mengandalkan Kepercayaan untuk Jaga Pangsa Pasar

Bisnis mobil bekas dihadapkan kondisi ekonomi menantang. PT Autopedia Sukses Lestari Tbk percaya, trust bisa menjaga ket

Implementasi Pajak Kekayaan dan Ilusi Keadilan
| Senin, 08 Juni 2026 | 08:00 WIB

Implementasi Pajak Kekayaan dan Ilusi Keadilan

Meskipun terdengar heroik, pajak kekayaan berisiko memaksa penjualan aset tak likuid. Dampaknya patut diwaspadai.

Menagih Obat Pemulih Kepercayaan terhadap Pemerintah di Tengah Badai 'Sell Indonesia'
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:57 WIB

Menagih Obat Pemulih Kepercayaan terhadap Pemerintah di Tengah Badai 'Sell Indonesia'

Kepercayaan harus terus dijaga lantaran saat hal tersebut mulai terkikis, rupiah bukan satu-satunya aset yang akan membayar harganya.

 Jaga Profitabilitas, Unilever Indonesia (UNVR) Akan Terapkan Penyesuaian Harga
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:41 WIB

Jaga Profitabilitas, Unilever Indonesia (UNVR) Akan Terapkan Penyesuaian Harga

Tahun ini UNVR membidik pertumbuhan kinerja lebih tinggi. Untuk itu, UNVR akan berupaya menjaga volume penjualan dan tingkat penetrasi produk. ​

INDEKS BERITA

Terpopuler