Kabinet Nan Gemuk Bebani APBN
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabinet yang semakin gemuk mulai menjadi perhatian dari sisi fiskal. Bertambahnya kementerian, lembaga dan pejabat di era Presiden Prabowo Subianto berpotensi menambah beban rutin Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama dalam jangka menengah dan panjang.
Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, biaya langsung berupa gaji pejabat baru relatif kecil dibanding total belanja negara yang mencapai Rp 3.942,4 triliun pada 2026. Persoalan justru terletak pada biaya struktural yang mengikuti pembentukan lembaga atau jabatan baru.
