Kasus Positif Covid-19 Pecah Rekor: KLBF, INAF, KAEF Kebanjiran Permintaan Obat

Senin, 05 Juli 2021 | 06:05 WIB
Kasus Positif Covid-19 Pecah Rekor: KLBF, INAF, KAEF Kebanjiran Permintaan Obat
[]
Reporter: Amalia Nur Fitri, Dimas Andi | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah lonjakan angka kasus positif korona, permintaan terhadap produk alat kesehatan (alkes) dan obat-obatan terkait Covid-19 meningkat tajam. Bahkan, persediaan sejumlah produk obat-obatan untuk terapi Covid-19 mulai menipis.

Produsen farmasi pelat merah, PT Indofarma Tbk (INAF) mengonfirmasi bahwa stok sejumlah produk obat-obatan terkait Covid-19 dalam keadaan kosong. INAF berupaya memenuhi kebutuhan produk tersebut sesegera mungkin.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Volatilitas Saham BRIS: Asing Jual-Beli, Analis Kompak Beri Saran Wait and See
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Volatilitas Saham BRIS: Asing Jual-Beli, Analis Kompak Beri Saran Wait and See

Langkah BRIS menggelar rights issue di tengah kondisi pasar yang tertekan membuat investor menyikapinya lebih berhati-hati.

The Fed Tahan Suku Bunga, Technical Rebound IHSG Bisa Berlanjut
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:51 WIB

The Fed Tahan Suku Bunga, Technical Rebound IHSG Bisa Berlanjut

Penguatan IHSG mengindikasikan technical rebound setelah indeks beberapa kali mendapat respons beli di area support.

JSMR Menjadi Big Caps Paling Moncer, Harga sahamnya Naik 22,55% dalam Sepekan
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:50 WIB

JSMR Menjadi Big Caps Paling Moncer, Harga sahamnya Naik 22,55% dalam Sepekan

Sentimen pendorong kinerja JSMR ke depan adalah penyesuaian tarif tol, pertumbuhan trafik, valuasi murah, divestasi aset tol, dan buyback saham.

Pelanggar ODOL Bisa Didenda Rp 5 Miliar
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Pelanggar ODOL Bisa Didenda Rp 5 Miliar

Usulan sanksi bagi pelanggaran ODOL mencakup denda administratif mulai dari Rp 500 juta hingga Rp 5 miliar, serta ancaman pidana penjara

Jalan Demutualisasi Bursa Mulai Terbuka
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:46 WIB

Jalan Demutualisasi Bursa Mulai Terbuka

RUPSLB  BEI menyetujui perubahan anggaran dasar yang memungkinkan kepemilikan saham bursa tak lagi terbatas pada anggota bursa (AB).

Pengangguran Menurun, Kualitas Pekerjaan Disorot
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:39 WIB

Pengangguran Menurun, Kualitas Pekerjaan Disorot

Masyarakat Indonesia cenderung tidak memiliki kemampuan finansial untuk menganggur dalam waktu lama setelah kehilangan pekerjaan.

Indonesia dan Singapura Saling Membutuhkan
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Indonesia dan Singapura Saling Membutuhkan

Dalam hubungan bilateral dan pergaulan di kawasan, Indonesia dan Singapura sebenarnya saling bergantung dalam beberapa hal

Asing Bottom Fishing di Saham CPIN: Sinyal Rebound atau Sekadar Jebakan Value Trap?
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:19 WIB

Asing Bottom Fishing di Saham CPIN: Sinyal Rebound atau Sekadar Jebakan Value Trap?

Valuasi yang lebih murah belum tentu menjadi katalis positif jika realisasi kinerja tidak sesuai dengan ekspektasi pasar.

Rupiah Nyaris Tembus Rekor Terlemah, Ekonom Sebut BI Mulai Kehabisan Nafas
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Rupiah Nyaris Tembus Rekor Terlemah, Ekonom Sebut BI Mulai Kehabisan Nafas

Otot rupiah yang terus mengendur hingga nyaris menuju 18.200 per dolar AS terhantam sentimen domestik dan global sekaligus 

Rupiah Masih Akan Tertekan pada Kamis (29/10)
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

Rupiah Masih Akan Tertekan pada Kamis (29/10)

Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (28/10).

INDEKS BERITA

Terpopuler