KDTN Tambah Hotel Lagi di Rest Area

Rabu, 07 Februari 2024 | 06:10 WIB
KDTN Tambah Hotel Lagi di Rest Area
[PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) melakukan groundbreaking pembangunan Hotel RestArea yang berlokasi di Rest Area Heritage Km 260B pada 5 Februari 2024.]
Reporter: Yuliana Hema | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) kian serius menambah jaringan hotel. Teranyar, emiten perhotelan ini memulai pembangunan hotel yang berlokasi di rest area jalan tol pada  pada 5 Februari 2024.

Dalam pembangunan hotel anyar ini, KDTN bekerja sama dengan PT PP Sinergi Banjartama, selaku pengelola rest area Heritage Km 260B.

Ini adalah rest area yang berada di Jalan Tol Trans Jawa di Banjaratma, Brebes Jawa Tengah.  Nantinya kerja sama ini akan menggunakan skema sharing revenue

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Puri Sentul Permai Aan R menjelaskan di proyek tersebut pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Swiss-Belhotel International untuk mengelola Hotel di Rest Area Heritage Km 260B ini.

Baca Juga: Okupansi Hotel Melonjak Jelang Akhir Tahun

"Dengan tingginya kunjungan di rest area ini, kami optimis bahwa tingkat hunian Hotel Swiss-Belexpress Rest Area Heritage Km 260B ini akan memuaskan ke depannya," jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (6/2). 

Adapun Hotel Swiss-Belexpress Rest Area Heritage Km 260B akan dibangun di lahan seluas 2.500 m² di dalam dinding bekas pabrik gula milik  pengelola rest area. Hotel ini akan memiliki tiga lantai dengan total 25 kamar. 

Ann berharap, rest area Heritage Km 260B dapat menjadi pendorong peningkatan pendapatan KDTN. Manajemen KDTN menargetkan, Swiss-Belexpress Rest Area Heritage Km 260B Tol Trans Jawa sudah bisa beroperasi pada kuartal IV-2024 ini.  

KDTN tengah memperkuat posisi di pangsa pasar rest area dengan menggunakan dana initial public offering (IPO).

KDTN telah memiliki empat hotel yang telah beroperasi. Tiga diantaranya terletak di kawasan rest area, yakni SwissBelexpress rest area Km 19 ruas tol Jakarta-Cikampek, Swiss-Belexpress rest area Km 166 dan Km 164 ruas tol Cipali.

 

Bagikan

Berita Terbaru

ESG Tower Bersama (TBIG): Memacu Pertumbuhan yang Bertanggungjawab
| Senin, 22 Juni 2026 | 10:03 WIB

ESG Tower Bersama (TBIG): Memacu Pertumbuhan yang Bertanggungjawab

Ekspansi tetap PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) lakukan, meski terimbas konsolidasi operator dan dibayangi pelemahan rupiah

Arus Dana Asing di Saham Masih Maju-Mundur, Investor Tunggu Kepastian Kebijakan
| Senin, 22 Juni 2026 | 09:05 WIB

Arus Dana Asing di Saham Masih Maju-Mundur, Investor Tunggu Kepastian Kebijakan

Keberlanjutan arus masuk dana asing ditentukan oleh kemampuan pemerintah membangun kembali kepercayaan investor.

BI Menyempitkan Area Spekulasi Dolar
| Senin, 22 Juni 2026 | 09:04 WIB

BI Menyempitkan Area Spekulasi Dolar

BI menurunkan threshold transaksi valas tanpa underlying menjadi US$10.000 yang berlaku efektif mulai 1 Juli 2026

Celah Moral Hazard Surat Utang Khusus Danantara
| Senin, 22 Juni 2026 | 08:49 WIB

Celah Moral Hazard Surat Utang Khusus Danantara

Aturan perlindungan hukum secara khusus yang diatur dalam UU P2SK menuai kecemasan                  

Saham MAPI Resilien Terjang Gejolak Pasar, Ditopang Akumulasi Institusi Asing
| Senin, 22 Juni 2026 | 07:46 WIB

Saham MAPI Resilien Terjang Gejolak Pasar, Ditopang Akumulasi Institusi Asing

Karakteristik konsumen dari kalangan kelas menengah atas membuat struktur permintaan terhadap produk-produk yang dijajakan MAPI lebih kokoh.

Masuk Bisnis Nikel, FITT Jual Aset Hotel
| Senin, 22 Juni 2026 | 07:40 WIB

Masuk Bisnis Nikel, FITT Jual Aset Hotel

PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) bakal divestasi aset hotelnya di Majalengka, Jawa Barat, dan beralih ke industri jasa pertambangan nikel.​

Emiten Jasa Migas Masih Ngegas Saat Harga Minyak Mentah Lemas
| Senin, 22 Juni 2026 | 07:37 WIB

Emiten Jasa Migas Masih Ngegas Saat Harga Minyak Mentah Lemas

Tren penurunan harga minyak belakangan ini belum menjadi sinyal berakhirnya siklus positif bagi sektor migas maupun turunannya. ​

Emiten Lesu Darah Akibat Tinggi Suku Bunga dan Pelemahan Rupiah
| Senin, 22 Juni 2026 | 07:29 WIB

Emiten Lesu Darah Akibat Tinggi Suku Bunga dan Pelemahan Rupiah

Era suku bunga tinggi dan semakin loyonya rupiah terhadap dolar AS, bisa menjadi tantangan bagi emiten dalam membayar utang dalam bentuk valas.

Berharap Penjualan Mobil LCGC Melaju
| Senin, 22 Juni 2026 | 07:26 WIB

Berharap Penjualan Mobil LCGC Melaju

Konsumen mempertimbangkan dari sisi harga, besaran uang muka atau Down Payment (DP), cicilan bulanan, biaya operasional bulanan.

Mark Dynamics Indonesia (MARK) Kebanjiran Pesanan dari Pasar Ekspor
| Senin, 22 Juni 2026 | 07:13 WIB

Mark Dynamics Indonesia (MARK) Kebanjiran Pesanan dari Pasar Ekspor

MARK menjadi salah satu pemasok utama cetakan sarung tangan bagi produsen sarung tangan di Malaysia, Vietnam, Thailand, dan China.

INDEKS BERITA