KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Arah pergerakan saham dan mata uang global makan mengacu dua agenda Amerika Serikat (AS) dalam waktu dekat. Investor menunggu hasil kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) di pekan ini.
Mengutip Yahoo Finance, Senin (1/11), data pemulihan ekonomi AS dengan laporan pekerjaan bulanan Departemen Tenaga Kerja akhir pekan ini juga jadi pertimbangan.
Sejauh ini, The Fed telah membeli surat berharga dan US Trasury senilai US$ 120 miliar per bulan. Gubernur The Fed, Jerome Powell telah menyalakan sinyal tapering, akan dilakukan sebelum akhir 2021 dan berkahir pada pertengahan 2022.
